Wajudkan Transparansi, Pemprov Papua Tengah Evaluasi APBD 2025

Must Read

Teks Foto: Suasana pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan APBD TA 2025. (ist)

Jakartarealtime.id – Provinsi Papua Tengah melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, Senin (28/07/2025) lalu.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemprov dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel demi kesejahteraan masyarakat.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Papua Tengah, Zakarias Marey, menyatakan kegiatan ini melibatkan Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri serta seluruh kepala dan perwakilan dari delapan kabupaten di Papua Tengah.

Tujuannya adalah memastikan setiap rupiah APBD digunakan secara tertib, taat aturan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab.

Zakarias menyebut, capaian penyerapan APBD Papua Tengah mencapai 60,66 persen, menempatkan provinsi ini di posisi teratas secara nasional.

Namun, ia menyoroti realisasi belanja yang masih di angka 33,75 persen.

“Meskipun sudah cukup baik, masih ada ruang untuk mempercepat penyerapan anggaran agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Pemprov Papua Tengah mengidentifikasi beberapa kendala dalam pelaksanaan APBD, antara lain keterlambatan penempatan pejabat pengelola keuangan, kurangnya pemahaman pejabat SKPD dalam pengadaan barang dan jasa.

Lalu, keterlambatan penyaluran dana transfer, dan keterbatasan akses internet di beberapa daerah yang menghambat proses lelang.

Untuk mengatasi tantangan ini, Zakarias mengajak seluruh pemerintah daerah meningkatkan kinerja strategis.

Ia menekankan percepatan realisasi APBD berdasarkan petunjuk teknis belanja pegawai, belanja barang dan jasa, serta belanja modal.

Zakarias juga meminta koordinasi aktif dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mempercepat pemahaman teknis pengadaan barang dan jasa.

“Setiap kontrak atau lelang harus sesuai standar dan peraturan kepala daerah, serta pengadaan dilakukan melalui e-katalog,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Ketua Asbanda, Agus H Widodo Harap BPD Harus Naik Kelas, jadi Orkestrator Keuangan Daerah

Teks Foto: Ketua Asbanda, Agus H. Widodo dan lainnya. (ist) Jakartarealtime.id - Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img