Teks Foto: Henny Maria dan lainnya. (ist)
Jakartarealtime.id – Henny Maria memulai kiprahnya sebagai seorang chef profesional dan sempat viral lantaran dihujat karena ingin perbaiki sistem mbg.
Tak hanya itu, nama Henny Maria juga lebih dikenal dengan RedKoki itu telah lama ngetop di kalangan pecinta kuliner Indonesia.
Sebelum menjadi sorotan publik di media sosial, Henny telah membangun karier sebagai chef, pelaku usaha kuliner, edukator, hingga kreator konten atau selebgram yang aktif membagikan pengetahuan dan prestasi pencapaian memasak kepada masyarakat.
“Seiring waktu, saya tidak hanya berkutat di dapur restoran, tetapi juga mulai terlibat dalam berbagai kegiatan edukasi kuliner, demonstrasi memasak, seminar, hingga pelatihan bagi pelaku usaha makanan,” tutur Henny Maria, di kawasan Jakarta Timur, baru-baru ini.
Perjalanan kariernya menunjukkan bagaimana dunia kuliner tidak hanya menjadi profesi, tetapi juga sarana untuk mengembangkan bisnis, berbagi ilmu, dan menginspirasi calon chef maupun pelaku UMKM di Indonesia.
Henny Maria memulai kiprahnya sebagai seorang chef profesional dengan pengalaman bekerja di industri food and beverage.
Pengalaman tersebut menjadi fondasi yang membentuk kemampuan teknisnya dalam mengolah berbagai jenis hidangan, mulai dari masakan Nusantara, Western, hingga fusion cuisine.
Nama RedKoki menjadi identitas yang melekat pada Henny Maria di media sosial.
Lewat berbagai platform digital, ia secara konsisten aktif menjadi Narasumber dan demo masak serta membagikan tips memasak, teknik pengolahan makanan, serta konten edukatif yang ditujukan bagi masyarakat umum maupun pelaku UMKM.
Popularitasnya semakin berkembang karena mampu menggabungkan edukasi kuliner dengan pendekatan yang mudah dipahami. Selain aktif sebagai kreator konten, Henny juga mengembangkan usaha kuliner Steak Twogether, yang menjadi salah satu bentuk implementasi pengalaman profesionalnya di bidang gastronomi.
“Saya hidup di industri kuliner dengan peran saya sebagai chef dengan pengalaman belasan tahun. Baik yang dimulai dari program pendidikan sampai jenjang profesional,” paparnya.
Dalam perjalanan profesionalnya, Henny Maria juga aktif sebagai anggota sekretariat pusat Indonesia Chef Association (ICA), organisasi profesi yang mewadahi chef profesional di Indonesia.
Kisah Inspiratif Perempuan Hotelier Sejak 1996
Keikutsertaannya di ICA menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan profesional sekaligus meningkatkan kompetensi melalui berbagai kegiatan organisasi, pelatihan, sertifikasi, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kuliner.
Selain aktif di dalam negeri, Henny Maria juga pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang perlombaan masak 3 Negara yaitu Halal Super Chef International Fine Dining di Singapura pada 2023.
Saat itu, ia menjadi satu-satunya peserta perempuan asal Indonesia yang berhasil masuk final ke Singapura.

Prestasi tersebut memperlihatkan kemampuan Henny Maria dalam mengolah hidangan dengan standar kompetisi internasional sekaligus memperkenalkan kualitas Chef Indonesia di tingkat global.
Di luar aktivitas memasak, Henny Maria dikenal aktif mendorong pengembangan UMKM kuliner.
Ia kerap memberikan pelatihan, berbagi pengalaman membangun usaha makanan, hingga memberikan edukasi mengenai standar keamanan pangan dan pengelolaan bisnis kuliner.
“Melalui berbagai aktivitas tersebut, saya berharap semakin banyak pelaku usaha makanan yang mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus daya saing di industri kuliner nasional,” ungkapnya.
Bahkan Kiprahnya juga didukung oleh Lembaga Negara yaitu BNSP dimana Henny Maria mendapatkan pengakuan kompetensi langsung dan diundang oleh kepala BNSP Syamsi Hari setelah Chef Devina Hermawan yang mendapatkan kesempatan yang sama sebagai Executive Chef.
Terlepas dari berbagai dinamika yang sempat menjadi perbincangan publik, Henny Maria tetap dikenal sebagai figur yang aktif berkarya di dunia kuliner.
Perjalanan kariernya mencerminkan transformasi seorang chef yang tidak hanya berfokus pada kemampuan memasak, tetapi juga membangun bisnis, berbagi ilmu, serta memanfaatkan platform digital untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Dengan pengalaman di dapur profesional, kiprah sebagai anggota Indonesia Chef Association, aktivitas sebagai edukator, dan pengembangan usaha kuliner, Henny Maria terus menjadi salah satu sosok yang berkontribusi dalam perkembangan industri kuliner Indonesia.
Chef Henny Maria juga diundang Kepala Badan Gizi Nasional dan ditunjuk sebagai Dewan Pengawas BGN untuk mengawasi kandungan gizi MBG dan merumuskan sistem untuk urgensi keracunan.
Henny Maria tinggalkan kariernya diluar negeri untuk MBG.
“Jujur panggilan hati melihat MBG sebagai sedekah tertinggi dan mulia yaitu memberi makan, dimana syarat utama negara merdeka adalah kesejahteraan anak bangsa. BGN memang institusi regulator program ini tapi kita semua sebagai warga negara dan generasi muda wajib mendukung penuh program prioritas ini berjalan jangka panjang. Apalagi ini adalah makan bergizi dimana makanan yang menjadi atensi utama marwah para Chef dipertaruhkan untuk program ini bisa enak dan aman dikonsumsi,” pungkasnya.



