Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Hanok Herison Pigai, Desak Presiden Prabowo Usut Tuntas Tragedi Kemanusiaan di Intan Jaya

Must Read

Teks Foto: Ketua Exco Partai Buruh Papua Tengah, Hanok Herison Pigai. (ist)

Jakartarealtime.id – Konflik bersenjata di Bumi Cendrawasih hingga kini masih terus berlangsung, korban warga sipil pun semakin banyak yang berjatuhan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Papua Tengah, Hanok Herison Pigai, melayangkan kritik keras atas sikap diam para pemimpin daerah di Tanah Papua.

Menyikapi situasi yang kian kritis di Intan Jaya dan Puncak, Hanok Herison Pigai mendesak enam Gubernur di Papua secara kolektif agar berani menyuarakan kondisi riil kemanusiaan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Ini menyangkut nyawa manusia, tetapi pemimpin-pemimpin daerah di Tanah Papua terlalu banyak diam. Intan Jaya berduka lagi, setelah belum lama Puncak dilanda duka. Kedua kabupaten di Papua Tengah ini seakan menjadi lapangan tempur pihak-pihak haus konflik yang tidak punya hati nurani,” jelas Hanok Herison Pigai, Minggu (5/7/2026).

Hanok menggambarkan realitas memilukan di lapangan di mana senjata pembunuh canggih dihambur bebas tanpa aturan.

“Mayat bergelimpangan begitu saja, anak kehilangan mama, suami kehilangan istri, mama-bapak kehilangan anak. Tanah Papua kehilangan pemiliknya,” ujarnya.

Situasi darurat kemanusiaan di Intan Jaya saat ini telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan.

Eskalasi pengerahan kekuatan berlebihan oleh aparat keamanan ditandai dengan serangan udara menggunakan pesawat tak berawak (drone) di beberapa kampung, operasi penyisiran, hingga pembakaran rumah-rumah warga di Kampung Danggoa dan sekitarnya.

Kondisi ini memaksa masyarakat sipil mengungsi ke ibu kota kabupaten demi menyelamatkan diri.

Dalam kurun waktu kurang dari seminggu terakhir, konflik ini telah menewaskan warga sipil secara beruntun: Ev. Elianus Agimbau, seorang gembala jemaat, tewas ditembak. 1 Juli: Okto Tigau (19), seorang pemuda suku Moni, ditemukan tewas di semak-semak dengan berbagai luka tembak dan penyiksaan.

2 Juli: Melkiana Duwitau (31), seorang ibu yang sedang mengandung dan menanti kelahiran bayinya, tewas akibat tembakan di dalam rumahnya sendiri di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa.

Kritik Tegas untuk Pembiaran oleh Para Gubernur

Partai Buruh Papua Tengah menilai pendekatan militeristik yang kencang di Papua terjadi karena adanya pembiaran dari para kepala daerah.

Teks Foto: Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Papua Tengah, Hanok Herison Pigai. (ist)

Hanok menyayangkan agenda pertemuan para gubernur dengan Presiden yang dinilai hanya berfokus pada urusan anggaran dan proyek fisik, tanpa berani membahas perlindungan nyawa manusia, padahal secara kolektif para gubernur ini punya kekuatan.

“Enam Gubernur menghadap Presiden hanya minta uang dan pembangunan. Sementara pembangunan Kodam, Korem, dan jumlah anggota militer yang berlebihan tidak disinggung. Uang dan bangunan untuk siapa kalau setiap hari manusia mati terbunuh?” tegas Hanok.

Menurut Hanok, sikap pasif dari para pemimpin di garda terdepan ini membuat pemerintah pusat berasumsi bahwa kebijakan pertahanan di Papua saat ini sudah tepat dan tidak membawa dampak buruk bagi warganya.

Berdasarkan pengamatannya dalam berbagai pertemuan pemerintah maupun gerakan buruh di Jakarta dan beberapa kota besar selama enam bulan terakhir, Hanok mencatat kepemimpinan Presiden Prabowo kerap disebut “pro-rakyat dan kesejahteraan”.

Namun, ia menegaskan wajah kebijakan di Papua saat ini justru terasa sangat militeristik.

Hanok mengingatkan bahwa apa pun yang terjadi di Papua hari ini adalah dampak dari kebijakan para pemimpin.

Ia mendesak para Gubernur untuk tidak lagi menutup mata atas darah yang tertumpah.

“Sudah banyak nyawa hilang, bicaralah kepada Presiden Prabowo untuk segera membentuk Tim Pencari Fakta yang melibatkan Komnas HAM agar tragedi yang menimpa rakyat di Intan Jaya dan Puncak Papua dapat diusut tuntas dan tidak boleh terulang kembali,” tandas Hanok Herison Pigai.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Finalis Putri Indonesia, Gisela Thesa bersama Gentem Lifelong Learning Group Resmi Luncurkan Genstarkids

Teks Foto: Finalis Putri Indonesia, Gisela Thesa bersama Gentem Lifelong Learning Group. (ist) Jakartarealtime.id - Gentem Lifelong Learning Group hari...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img