Teks Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung (keempat dari kiri) didampingi Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo (keempat dari kanan), pelatih Persija Shin Tae-yong (ketiga dari kanan), bersama Presiden Persija Jakarta Mohamad Prapanca, Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra, serta jajaran pemain dan ofisial. (ist)
Jakartarealtime.id – Pada musim kompetisi 2026-2027, Bank Jakarta memperkuat kolaborasi dengan Persija Jakarta.
Tidak lagi sekadar menjadi sponsorship, kerja sama yang mengusung tema ‘United for Jakarta’ tersebut diarahkan menjadi strategic partnership yang menggabungkan ekosistem sepak bola, komunitas suporter, layanan keuangan, dan transformasi digital.
Kick-off kolaborasi Bank Jakarta dan Persija digelar di Taman Suropati, Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Acara tersebut dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo, Presiden Persija Jakarta Mohamad Prapanca, Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra, serta pelatih Persija Shin Tae-yong bersama jajaran pemain dan ofisial.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo mengatakan, kolaborasi dengan Persija memiliki kesamaan identitas yang kuat karena kedua institusi sama-sama lahir dan tumbuh bersama Jakarta.
“Persija membawa nama Jakarta di dada, Bank Jakarta membawa nama Jakarta dalam identitas kami. Keduanya lahir dan tumbuh bersama kota yang sama. Karena itu, bagi kami kolaborasi ini bukan sekadar sponsorship, tetapi bagaimana dua ekosistem besar Jakarta dapat menciptakan value yang lebih luas bagi masyarakat,” kata Agus H. Widodo.
Agus H. Widodo mengatakan Bank Jakarta ingin mengembangkan kerja sama tersebut dari sekadar meningkatkan visibilitas merek menjadi engagement yang dapat dirasakan langsung oleh keluarga besar Persija dan The Jakmania.
“From sponsorship to partnership, from visibility to experience, kami ingin kolaborasi ini nantinya menghadirkan program, benefit dan pengalaman yang relevan bagi keluarga besar Persija dan The Jakmania, sekaligus semakin mendekatkan Bank Jakarta dengan kehidupan masyarakat Jakarta,” tegas Agus H. Widodo.
Melalui kolaborasi tersebut, Bank Jakarta akan mengembangkan berbagai aktivasi bersama Persija, termasuk pemanfaatan layanan perbankan dan digital dalam ekosistem Persija, program loyalitas, benefit bagi suporter, serta berbagai program kolaboratif sepanjang musim kompetisi 2026-2027.
Kerja sama ini melanjutkan integrasi layanan perbankan digital yang sebelumnya telah hadir di sejumlah ekosistem Persija, seperti Persija Store, Persija Café, dan Persija Access.

Kolaborasi musim 2026-2027 juga bertepatan dengan dimulainya era baru Persija bersama pelatih Shin Tae-yong dan sejumlah pemain anyar.
Agus H. Widodo menyambut kehadiran Shin Tae-yong yang sebelumnya dikenal luas melalui kiprahnya bersama Tim Nasional Indonesia.
Ia berharap pengalaman dan winning spirit pelatih asal Korea Selatan tersebut dapat memberikan energi baru bagi Macan Kemayoran.
Menariknya, Agus melihat terdapat kesamaan antara filosofi permainan yang ingin dibangun Shin Tae-yong dengan semangat transformasi yang tengah dijalankan Bank Jakarta.
“Coach Shin ingin Persija bergerak cepat, menyerang, memiliki mobilitas tinggi dan bermain sebagai satu tim. Spirit itu juga yang sedang kami bangun di Bank Jakarta: lebih cepat, lebih agile, lebih berani menangkap peluang, dan seluruh organisasi bergerak sebagai one team. Mudah-mudahan musim ini bukan hanya Persija yang naik kelas, Bank Jakarta juga,” papar Agus H. Widodo.
Bank Jakarta berharap kombinasi pelatih dan pemain baru dapat menjadi energi bagi Persija untuk meraih prestasi terbaik pada musim kompetisi 2026-2027.
Harapan tersebut semakin kuat karena Jakarta akan memasuki momentum bersejarah lima abad pada 2027.
Agus berharap prestasi Persija dapat menjadi bagian dari perayaan tersebut.
“Tentu seluruh Jakmania mempunyai harapan yang sama: Persija juara. Kalau Persija dapat mempersembahkan gelar pada momentum lima abad Jakarta, that would be a perfect gift for Jakarta,” tegas Agus H. Widodo.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung juga berharap sinergi Bank Jakarta dan Persija memberikan dampak positif sekaligus mendorong prestasi klub kebanggaan warga Jakarta.
“Saya berharap Persija Jakarta dapat memberikan prestasi terbaik dengan menjuarai Liga Super Indonesia musim 2026–2027. Ini akan menjadi kado terindah bagi warga Jakarta dan Jakmania dalam menyambut peringatan lima abad Kota Jakarta pada 2027,” tegas Pramono Anung.
Presiden Persija Jakarta, Mohamad Prapanca menyambut positif keberlanjutan kolaborasi tersebut.
Menurutnya, dukungan Bank Jakarta menjadi tambahan motivasi bagi manajemen dan tim untuk meningkatkan kinerja.
“Dukungan berkelanjutan ini menjadi motivasi besar bagi manajemen dan tim untuk terus meningkatkan kinerja, meraih prestasi tertinggi, serta memberikan pengalaman terbaik bagi Jakmania,” jelasnya.
Momentum ‘United for Jakarta’ juga menjadi penanda langkah baru dalam transformasi digital Bank Jakarta.
Bersamaan dengan kick-off kolaborasi bersama Persija, Bank Jakarta memperkenalkan bankjakarta.co.id sebagai rumah digital baru perusahaan, menggantikan domain bankdki.co.id yang selama ini dikenal masyarakat.
Perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama dan identitas korporasi.
Langkah itu menjadi bagian dari upaya Bank Jakarta menghadirkan pengalaman digital yang lebih modern, intuitif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah.
“A new name deserves a new digital experience, kami ingin wajah digital Bank Jakarta mencerminkan bank yang sedang kami bangun: lebih fresh, lebih modern, lebih intuitive dan lebih customer-centric,” tegas Agus H. Widodo.
Agus menjelaskan, pendekatan baru tersebut diarahkan untuk mengubah fungsi situs korporasi dari sekadar kanal informasi menjadi pengalaman digital yang semakin mendukung customer journey.
Dia juga mengajak masyarakat dan The Jakmania untuk mencoba langsung pengalaman baru tersebut melalui perangkat seluler.
“Digital experience seharusnya dirasakan, bukan diceritakan. Explore it, try it, feel the difference. Dan kalau masih ada yang kurang, tell us. Karena transformasi bukan tentang mengatakan bahwa Bank Jakarta sudah sempurna. Transformasi adalah keberanian untuk terus menjadi lebih baik,” kata Agus H. Widodo.

Agus menegaskan, kolaborasi dengan Persija dan pembaruan kanal digital merupakan bagian dari agenda yang lebih besar, yakni meningkatkan kapabilitas dan daya saing Bank Jakarta seiring dengan transformasi Jakarta menuju kota global.
Perubahan perilaku masyarakat, perkembangan teknologi, serta meningkatnya ekspektasi nasabah membuat Bank Jakarta dituntut untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kapabilitas bisnis.
“Jakarta sedang bergerak menuju kota global, maka bank yang membawa nama Jakarta juga harus terus meningkatkan kelasnya. Kami ingin Bank Jakarta semakin modern, profesional, digital, sehat dan kompetitif, tetapi tetap dekat dengan masyarakat,” tegas Agus H. Widodo.
Menurut dia, status sebagai bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan sebuah kekuatan.
Namun, identitas tersebut tidak boleh menjadi satu-satunya alasan masyarakat memilih Bank Jakarta.
“Kami tidak ingin masyarakat memilih Bank Jakarta hanya karena kami bank milik Jakarta. Kami ingin dipilih karena memang layak untuk dipilih. Itulah Bank Jakarta yang sedang kami bangun. Melalui semangat ‘United for Jakarta’, Bank Jakarta berharap kolaborasi dengan Persija dapat menjadi jembatan untuk semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat relevansi perusahaan dalam kehidupan urban warga Jakarta,” pungkas Agus H. Widodo.



