Teks Foto: Pemprov Papua Selatan Audiensi Bersama Kemenpan RB. (ist)
Jakartarealtime.id – Pemprov Papua Selatan melakukan audiensi bersama Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) dalam rangka menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan para pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) pada penerimaan CPNS diwilayah setempat.
Audiens yang berlangsung di Jakarta itu dipimpin langsung Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, Wakil Gubernur Paskalis Imadawa, Sekda Ferdinand Kainakaimu, Ketua MRP Damianus Katayu, Anggota DPD RI Dapil Papua Selatan Rudy Tirtayana, Wakil Ketua 3 Afirmasi DPRP Papua Selatan, Asisten 3 Alberth Rapami dan perwakilan pencari kerja Orang Asli Papua (OAP) di Provinsi Papua Selatan yang diterima langsung Wakil Menteri PANRB, Purwadi Arianto, dan Deputi Bidang SDM Aparatur, Aba Subagja, Kamis (22/1/2026).
Apolo Safanpo dalam audiens tersebut menyampaikan kehadirannya ini merupakan yang ketiga kali dalam rangka menindak lanjuti surat dari Menteri PAN-RB nomor:B/3445/M.SN.01 tahun 2025 tentang Kebijakan pengadaan Calon ASN tahun 2024 di lingkup Pemprov Papua Selatan.
“Kami atas nama Pemprov Papua Selatan dan masyarakat menyampaikan terima kasih banyak kepada Menteri PAN-RB dan seluruh jajarannya yang sudah menindaklanjuti surat Gubernur Papua Selatan nomor 800.12/PPS tahun 2025 tentang Permohonan Kebijakan Afirmasi untuk pengadaan CASN di lingkup Pemprov Papua Selatan,” tegas Gubernur Apolo.
Dikatakan didalam surat tersebut, disebutkan terdapat 6 point yaitu :
- Menteri PAN-RB telah menetapkan kebutuhan CPNS tahun 2024 dilingkup Pemerintah Provinsi Papua Selatan sebanyak 1000 orang yang terdiri dari tenaga Kesehatan berjumlah 50 orang dan tenaga teknis 950 orang.
- Mekanisme pengadaan CPNS diseluruh wilayah Papua telah ditetapkan melalui Keputusan Menpan-RB nomor 350 tahun 2024
- Berdasarkan hasil seleksi CPNS tahun 2024 di Provinsi Papua Selatan terdapat formasi kosong sejumlah 203. Pengisian formasi kosong dilakukan untuk menjaga kestabilan kondisi keamanan daerah
- Berdasarkan angka 1 sampai dengan tiga pada prinsipnya Menteri PAN-RB menyetujui pengisian formasi kosong sejumlah 203 tersebut
- Pemerintah Provinsi Papua Selatan segera menyampaikan usulan pengisian formasi kosong sejumlah 203 kepada Kemenpan-RB
- Pengisian kebutuhan kosong diisi dari pelamar yang sudah mengikuti SKD dan SKB CPNS tahun 2024 berdasarkan integrasi hasil SKD, SKB serta peringkat terbaik.
“Menindaklanjuti surat tersebut, pihaknya telah menyurat kepada Ibu Menteri untuk meminta pertimbangan karena pelaksanannya itu setelah dilaksanakan tahapan dan Langkah-langkah sesuai dengan arahan Menteri PAN-RB melalui surat dari Kep.Men 350 ini ternyata kalau kita pakai dasar SKB maka anak-anak kami yang ada ini tidak ada dalam daftar yang lolos seleksi SKB tersebut. Sedangkan jika dikembalikan ke SKD maka yang lulus SKD didalam aplikasi itu ada 12.000 sehingga harus dilakukan seleksi dari awal kembali,” tegasnya.
Oleh karena itu, tujuan audiens ini dalam rangka menindaklanjuti penyampaian aspirasi dari para pencari kerja terutama anak-anak atau putra-putri Papua Selatan yang meminta kebijakan agar mekanismenya dapat diserahkan kepada pemerintah provinsi agar dapat dilakukan secara afirmatif.



