Teks Foto : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Suzana Wanggai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Musrenbang RKPD tahun 2026. (ist)
Jakartarealtime.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Suzana Wanggai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Musrenbang RKPD tahun 2026 di Gedung Sasana Krida Kantor Gubernur Papua, Selasa (29/4/2025).
Dalam Musrenbang tersebut menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang berjenjang untuk menyerap aspirasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Suzana Wanggai yang mewakili Gubenur Papua menjelaskan bahwa pembangunan daerah harus selaras dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional serta peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 yang mengatur mekanisme perencanaan pengendalian dan evaluasi Pembangunan Daerah.
Musrenbang RKPD 2026 mengusung tema “Percepatan Pembangunan Struktur Ekonomi yang Inklusif Melalui Akselerasi Potensi Unggulan Daerah”.
“Musrenbang ini kami fokuskan 5 prioritas utama seperti, peningkatan kualitas dan pemerataan SDM, penumbuhan ekonomi yang kondusif dan berkelanjutan, percepatan pembangunan infrastruktur, dan konektivitas wilayah peningkatan keamanan dan ketertiban dan kelola pemerintahan serta peningkatan pelayanan publik,” jelasnya.
Mantan Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Yapen ini menekankan agar pembahasan dalam musyawarah benar-benar memperhatikan keberpihakan perlindungan dan pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP).
Amanat otonomi khusus Papua harus diimplementasikan dalam kebijakan pembangunan sehingga hak-hak OAP dapat terakomodasi secara nyata.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, bupati se-Provinsi Papua, Ketua DPRP, Kepala Bapeda Provinsi Papua, Kepala BPKAD Papua, Ketua MRP, Forkopimda, dan para kepala Bappeda Kabupaten kota se Provinsi Papua.



