Teks Foto: Persiapan MUSDA Kerukunan Keluarga Maluku Utara (KKMU) Mimika. (ist)
Jakartarealtime.id – Panitia pelaksana Musda (Musyawarah Daerah) Kerukunan Keluarga Maluku Utara (KKM) Kabupaten Mimika menggelar pertemuan bersama ketua-ketua pilar dari enam pilar bersama dengan Anggota DPRK Mimika Hj Rampeani Rachman, guna mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KKMU, yang dilaksanakan di hotel Grand Tembaga, Timika.
Sebagai Ketua Panitia Musda KKMU, William Kawang, menjelaskan bahwa pertemuan tersebut lebih difokuskan pada penguatan kesiapan teknis dan organisatoris menjelang Musda.
Sementara itu, penetapan waktu dan tempat pelaksanaan Musda belum diputuskan secara resmi, Rabu 21 Januari 2026.
“Untuk waktu dan tempat pelaksanaan Musda memang belum kami tetapkan. Namun, rencananya pada hari Jumat mendatang kami akan kembali menggelar pertemuan bersama panitia dan para ketua pilar. Pada pertemuan itulah nantinya akan diputuskan secara final waktu dan tempat pelaksanaan Musda,” tegasnya.
Ia juga menambah untuk waktu dan tempat pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KKMU masih dalam tahap pembahasan karena pihak panitia perlu berkoordinasi dengan para pejabat terdekat kita di kabupaten ini hingga Provinsi Maluku Utara.
“Koordinasi tersebut dinilai penting agar setelah terpilihnya satu pemimpin definitif, pelaksanaan pelantikan dapat dihadiri oleh para pejabat asal Maluku Utara yang direncanakan hadir secara langsung dalam agenda tersebut,” tambahnya.
Pada kesempatan itu juga Rampeani Rachman, Anggota DPRK Kabupaten Mimika juga menegaskan komitmennya untuk menyukseskan agenda Musda tersebut.
Menurutnya, Musda merupakan mata rantai yang paling penting dalam proses organisasi untuk melahirkan kepemimpinan definitif di tubuh Kerukunan Keluarga Maluku Utara (KKMU).
Ia juga mengharapkan dukungan penuh dari seluruh warga kerukunan keluarga maluku utara yang berada di Kabupaten Mimika, baik dalam bentuk doa maupun kerja sama, agar pelaksanaan Musda dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang diharapkan oleh seluruh warga Maluku Utara di daerah kabupaten mimika ini.
“Pemimpin yang lahir nanti adalah representasi warga Maluku Utara di Kabupaten Mimika. Bahkan lebih dari itu, kami berharap Mimika mampu menjadi perwakilan KKMU terbaik di Tanah Papua,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya persaingan yang sehat dalam organisasi sebagai bagian dari proses kemajuan dan regenerasi kepemimpinan.
Menurutnya, roda organisasi harus dijalankan berdasarkan aturan yang berlaku, yakni Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang telah ditetapkan melalui musyawarah nasional dan berlaku secara terstruktur dari pusat hingga daerah.
“Tujuan kami adalah merangkul seluruh masyarakat, melahirkan regenerasi kepemimpinan sesuai aturan, serta menjalankan organisasi secara tertib dan bermartabat,” ungkapnya.
Rampeani Rachman juga mengajak seluruh warga Maluku Utara di Kabupaten Mimika untuk bergandeng tangan menyukseskan Musda Kerukunan Kabupaten Maluku Utara (KKMU), demi melahirkan pemimpin baru untuk masa bakti periode 2026-2030.



