Teks Foto: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Eqberth Kopeuw mengatakan saat ini kebutuhan guru di sekolah-sekolah masih cukup tinggi. (ist)
Jakartarealtime.id – Pemprov Papua Tengah, akhirnya mengundurkan jadwal pendampingan tenaga guru Mepega 3T.
Kepala Seksi data dan informasi Dinas Pendidikan Papua Tengah, Deni Tenouye mengatakan, pengunduran tersebut sesuai petunjuk Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Papua Tengah.
“Kegiatan pendampingan dimundurkan ke 14 Oktober 2025,” ucap Deni di Nabire, Selasa (7/10/2025).
Hingga berita ini diturunkan, masih terus berusaha untuk mengkonfirmasi terkait alasan daripada pengunduran tersebut.
Perlu diketahui, pelatihan tenaga guru Mepega 3T merupakan, program yang ditujukan untuk pemerataan layanan pendidikan.
Kemudian juga untuk pemenuhan kebutuhan tenaga pengajar pada daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T) di Papua Tengah.
Lalu, program ini juga menjadi langkah strategis kepala daerah dalam, menjawab keterbatasan tenaga guru di pelosok.
Sementara program tersebut, dijalankan karena, masih terdapat anak-anak yang sama sekali tidak tercatat di satuan pendidikan, mulai dari TK-PAUD, SD, SMP, hingga SMA/SMK yang dipengaruhi oleh ketiadaan guru di sekolah sekitar.
Oleh karena itu, program Mepega hadir sebagai solusi dengan merekrut guru, untuk menjangkau anak-anak di wilayah 3T.



