Pemprov Papua Tengah akan Bangkitkan Semua Sektor untuk Dongkrak PAD

Must Read

Teks Foto: Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. (ist)

Jakartarealtime.id – Pemprov Papua Tengah telah menetapkan tahun 2026 sebagai momentum transformasi ekonomi daerah.

Melalui serangkaian program strategis, pemerintah berkomitmen untuk tidak lagi bergantung sepenuhnya pada dana perimbangan.

Pemprov fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi sumber daya alam.

​Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa mengatakan, arah kebijakan pembangunan tahun ini akan difokuskan pada sektor hilirisasi perikanan, perkebunan rakyat, dan peternakan modern.

Langkah ini diambil guna memastikan pertumbuhan ekonomi menyentuh lapisan masyarakat paling bawah sekaligus membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Salah satu terobosan utama yang menjadi prioritas adalah pembangunan infrastruktur penunjang sektor perikanan.

Meki bilang, pemerintah akan membangun pelabuhan kapal ikan serta fasilitas penyimpanan beku (cold storage) berkapasitas besar untuk menjaga stabilitas harga dan kualitas komoditas laut.

​”Kita akan membangun cold storage dengan kapasitas 500 ton di Mimika dan 50 ton di Nabire,” tegas Meki Nawipa, Senin (23/2/2026).

Sementara, pada sektor perkebunan, Pemprov Papua Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp65 miliar untuk pengembangan komoditas unggulan.

Di Kabupaten Nabire, pemerintah menargetkan penanaman 100 hektar kelapa dan perluasan lahan kakao secara masif.

Tak berhenti di pesisir, wilayah pegunungan juga menjadi sasaran utama dengqn program satu juta bibit kopi.

Program ini akan disebar di seluruh kabupaten wilayah pegunungan Papua Tengah.

“Jika program ini berjalan konsisten, dalam lima tahun ke depan, masyarakat pegunungan akan memiliki penghasilan mandiri yang berkelanjutan. Kita sedang menanam masa depan,” paparnya.

​Sektor peternakan juga tidak luput dari bidikan.

Meki membeberkan bahwa saat ini pemerintah tengah menjajaki kerja sama investasi senilai 1,1 juta US Dollar untuk membangun peternakan babi modern di Mimika.

Jika kesepakatan ini rampung, maka sebanyak 3.000 ekor babi akan didatangkan untuk dikelola secara profesional.

Menurut dia, masuknya investasi ini akan memberikan efek domino bagi perekonomian daerah.

Selain meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), langkah ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

“Dengan semua masuk, maka APBD, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) akan naik karena kesejahteraan masyarakat sudah berada di depan mata,” ucapnya.

Melalui integrasi berbagai sektor ini, Papua Tengah optimistis dapat bertransformasi menjadi pusat kekuatan ekonomi baru di wilayah timur Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Pacu Daya Saing, Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi ke Level yang Lebih Luas

Teks Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (ist) Jakartarealtime.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bekerja keras dan mendesak jajaran...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img