Jelang Nataru 2026, Polda Papua Tengah Salurkan 62 Ton Beras SPHP

Must Read

Teks Foto: Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare (pertama kiri) bersama unsur Forkopimda melepas penyaluran 62 ton beras SPHP di Mapolda Papua Tengah. (ist)

Jakartarealtime.id – Untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru 2026 terus dilakukan pemerintah bersama Polri.

Polda bersama pemerintah dari enam provinsi wilayah Papua Raya secara resmi melepas penyaluran 4.643 ton Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Papua Baru, Koya Koso, dan terhubung secara serentak melalui Zoom Meeting dengan titik-titik penyaluran serta gudang filial Bulog di Provinsi Papua.

Khusus wilayah Papua Tengah, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, didampingi unsur Forkopimda, melepas 62 ton beras SPHP untuk didistribusikan ke delapan polres jajaran.

Kegiatan itu dilaksanakan di halaman Mapolda Papua Tengah, Jalan Pepera Nabire.

“Penyaluran SPHP di Papua Tengah kami koordinir bersama Bulog Nabire dan langsung diberangkatkan ke delapan kabupaten. Dari target 503 ton hingga akhir tahun, saat ini sudah terealisasi 56 persen atau 282 ton,” kata BrigjenAlfred Papare.

Ia menambahkan, penyaluran ke wilayah pedalaman menghadapi tantangan besar, terutama akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Oktober lalu.

Serta keterbatasan penerbangan perintis ke Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.

Menurut Kapolda, percepatan distribusi akan terus dilakukan untuk memastikan harga tetap terkendali, khususnya di daerah rawan dan sulit dijangkau.

Pemerintah Akui Kolaborasi Polda-Bulog Sangat Efektif
Plt Sekda Papua Tengah dr. Silwanus Sumule menyampaikan apresiasi atas peran aktif Polri dalam memperluas jangkauan penyaluran SPHP.

“Kolaborasi yang ditunjukkan Polda Papua Tengah sangat membantu masyarakat. Warga membutuhkan beras dengan harga terjangkau, dan distribusi ini harus terus didukung demi menjamin ketahanan pangan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan wilayah serta membuka akses logistik menuju daerah yang medan jalannya menantang.

Ketua DPRP Papua Tengah Delius Tabuni juga memberikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada pemerintah.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat, Polri, dan seluruh instansi teknis. Ke depan, kami berharap pembangunan gudang Bulog di seluruh kabupaten di Papua Tengah dipercepat agar penyerapan dan penyaluran beras lebih optimal,” paparnya.

Kepala Perum Bulog Nabire Dedy Rachmaan menegaskan kesiapan pihaknya menyukseskan program nasional ini.

“Kami siap mendukung penuh penyaluran beras SPHP. Sisa target 44 persen di Papua Tengah diupayakan tuntas sebelum akhir tahun,” tegasnya.

Penyaluran 4.643 ton SPHP di enam provinsi Papua Raya menjadi langkah strategis pemerintah dan Polri untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah yang secara geografis dan keamanan memiliki tantangan tersendiri.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Pacu Daya Saing, Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi ke Level yang Lebih Luas

Teks Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (ist) Jakartarealtime.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bekerja keras dan mendesak jajaran...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img