Teks Foto: Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo. (ist)
Jakartarealtime.id – Pemprov Papua Selatan bersama Pemkab Boven Digoel mendistribusikan bantuan logistik ke Kampung Danowage dan Distrik Yaniruma setelah penembakan pesawat Smart Air, pada Rabu (11/2/2025).
Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo mengatakan aksi saling tembak antara TNI/Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) setelah peristiwa tersebut mengakibatkan aktivitas perekonomian di wilayah itu tidak berjalan dengan baik dan warga membutuhkan bahan makanan.
“Namun pada saat itu, kami merasa kesulitan mendistribusikan bahan makanan karena Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunda sementara penerbangan pesawat perintis dari dan ke Danawage-Yaniruma dengan alasan keamanan,” tegas Apolo Safanpo.
Pihaknya kemudian menyurati Kemenhub agar ada izin khusus penerbangan untuk membawa bantuan logistik berupa bahan makanan ke Kampung Danowage dan Distrik Yaniruma.
“Melalui surat itu kemudian pada Kamis (19/2/2026) Kemenhub memberikan izin dan akhirnya bantuan tersebut sudah dibawa ke Danowage dan Yaniruma,” ungkapnya.
Dia menjelaskan melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik maka penanganan bisa dilakukan dengan baik pula, terutama dalam evakuasi maupun pendistribusian bantuan logistik.
“Ke depan kami akan terus membantu masyarakat sampai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) benar-benar pulih kembali seperti sediakala dan aktivitas perekonomian masyarakat normal kembali,” ungkapnya.
Pihaknya sudah berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk terus membantu mendampingi masyarakat di sekitar lokasi kejadian hingga keamanan pulih dan seluruh aktivitas perekonomian berjalan normal sehingga masyarakat tidak terus bergantung lagi pada bantuan logistik dari pemerintah.
Pesawat Smart Air dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT Smart Air Aviation ditembak di Kampung Danowage, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).
Pesawat tersebut terbang dari Tanah Merah tujuan Lapangan Terbang Korowai Batu Kampung Danowage dengan membawa 13 penumpang.



