Teks Foto: Bupati Puncak, Elvis Tabuni. (ist)
Jakartarealtime.id – Bupati Puncak, Elvis Tabuni terlihat menembus cuaca ekstrem menggunakan helikopter serta pesawat perintis Revan Air dan Amole Air untuk menyalurkan Dana Desa (DD) tahap II ke sejumlah distrik terpencil di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah.
Distrik terpencil yang didatangi langsung oleh Bupati Puncak antara lain Distrik Jila, Distrik Dervos, dan Distrik Doufo.
Elvis ingin memastikan Dana Desa senilai Rp 7 miliar benar-benar sampai ke kampung-kampung dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.
Elvis mengakui, perjalanan menuju distrik-distrik terpencil tersebut tidak mudah karena harus menghadapi cuaca buruk, kabut tebal, hujan, serta angin di wilayah pegunungan.
Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan tekadnya untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan menyerahkan Dana Desa yang disaksikan langsung oleh warga setempat.
“Seorang pemimpin harus turun langsung ke kampung-kampung, bukan hanya menjalankan tugas dibalik meja,” tegasnya.
Menurut Elvis, perjalanan ke distrik terpencil tersebut bukan sekadar perjalanan dinas, melainkan bukti komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak untuk membangun masyarakat dari kampung hingga ke kota, sesuai visi dan misinya bersama Wakil Bupati Puncak.
“Perjalanan penuh dengan tantangan, tetapi kasih Tuhan kami bisa tiba dengan selamat dan menyerahkan dana desa langsung kepada masyarakat di Distrik Jila, Dervos, dan Distrik Doufo,” tegasnya.
Elvis menjelaskan, Dana Desa tahap II disalurkan dengan pembagian tugas sesuai wilayah masing-masing di Kabupaten Puncak.
Wakil Bupati Puncak ditugaskan menyalurkan Dana Desa di daerah pemilihan (dapil) II, yakni Distrik Beoga.
Sementara Sekretaris Daerah Puncak bersama Kabag Ops Polres Puncak menyalurkan Dana Desa di dapil III, IV, dan V.
Adapun Bupati Puncak sendiri menyalurkan Dana Desa ke wilayah kampung yang jauh dan terisolasi.
Elvis mengaku bangga karena bersama Kapolres Puncak, Dandim 1717/Puncak, dan Ketua DPRD Puncak dapat mengunjungi Distrik Jila.
Kunjungan tersebut merupakan yang pertama kali dilakukan sebagai kepala daerah.
Sementara itu, Distrik Dervos dan Distrik Doufo merupakan kunjungan keduanya, setelah sebelumnya wilayah tersebut belum pernah dijangkau oleh pimpinan daerah.
“Dana desa tahap II ini merupakan kado Natal bagi masyarakat dan harus dimanfaatkan sesuai aturan yang berlaku untuk pembangunan dan kesejahteraan kampung,” pungkasnya.



