Bandara FKO, Buka Konektivitas Rute Biak-Sorong PP

Must Read

Teks Foto: General Manager Pt Angkasa Pura Biak, Iwan Sanusi. (ist)

Jakartarealtime.id – Bandara Frans Kaisiepo Biak (FKO) kembali membuka konektivitas strategis antar wilayah di kawasan timur Indonesia melalui pembukaan rute penerbangan Biak-Sorong, Pulang-Pergi (PP).

Rute ini resmi dilayani oleh maskapai Wings Air mulai 9 Maret 2026, dengan frekuensi dua kali seminggu, setiap Senin dan Jumat.

Penerbangan langsung tersebut menggunakan pesawat ATR 72-500/600, dengan jadwal Sorong-Biak pukul 07.05 WIT dan Biak-Sorong pukul 09.00 WIT.

Kehadiran rute ini diharapkan dapat memperpendek waktu tempuh, meningkatkan efisiensi perjalanan udara, serta memperkuat konektivitas antara Papua dan Papua Barat Daya.

General Manager Bandara FKO Biak, Iwan Sanusi menyampaikan bahwa pembukaan rute ini merupakan bentuk komitmen pengelola bandara dalam menghadirkan aksesibilitas yang lebih luas dan merata.

“Pembukaan rute Biak-Sorong PP ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran Biak sebagai simpul konektivitas udara di kawasan timur Indonesia. Ini bukan hanya soal penerbangan, tetapi juga membuka peluang besar bagi pariwisata dan perekonomian daerah,” tegas Iwan Sanusi, Jumat 6 Februari 2026.

Dengan dibukanya rute ini, pola perjalanan wisatawan diharapkan tidak lagi hanya terpusat di Sorong dan Raja Ampat, namun berlanjut menuju Biak sebagai destinasi wisata alternatif.

Skema perjalanan menuju Sorong kemudian ke Biak, maupun sebaliknya, akan menciptakan konektivitas wisata yang saling melengkapi antarwilayah.

“Biak memiliki beragam potensi wisata unggulan, mulai dari wisata bahari seperti Pantai Bosnik, Pantai Anggopi, dan Pantai Wari; wisata alam seperti Air Terjun Wafsarak dan Kepulauan Padaido; serta wisata sejarah melalui Gua Binsari dan Monumen Perang Dunia II Biak,” ucapnya.

Melalui konektivitas ini, Biak diharapkan tidak hanya menjadi bandara transit, tetapi berkembang sebagai destinasi wisata tujuan yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Iwan Sanusi menambahkan pembukaan rute Biak-Sorong PP diproyeksikan membawa dampak positif, antara lain peningkatan pergerakan penumpang di Bandara FKO Biak, pertumbuhan sektor pariwisata dan UMKM lokal, penguatan distribusi logistik antardaerah, serta meningkatnya daya tarik investasi di Kabupaten Biak Numfor.

Iwan Sanusi berharap Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dapat terus mendorong peningkatan infrastruktur pariwisata serta kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata.

“Kami berharap adanya dukungan pemerintah daerah dalam perbaikan akses, fasilitas wisata, serta peningkatan kualitas SDM pariwisata, sehingga wisatawan mendapatkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan selama berada di Biak,” ucap Iwan Sanusi

Sinergi antara pengelola bandara, maskapai, dan pemerintah daerah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Biak sebagai gerbang pariwisata dan konektivitas strategis di kawasan timur Indonesia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Ketua Asbanda, Agus H Widodo Harap BPD Harus Naik Kelas, jadi Orkestrator Keuangan Daerah

Teks Foto: Ketua Asbanda, Agus H. Widodo dan lainnya. (ist) Jakartarealtime.id - Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda), Agus...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img