Teks Foto: Tampak kendaraan yang tertimbun longsor di Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena. (ist)
Jakartarealtime.id – Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Papua-Papua Pegunungan Kementerian Pekerjaan Umum, mengirim tim dan peralatan untuk memperbaikan jalan dan mengevakuasi puluhan kendaraan yang tertimbun longsor di Jalan Trans Papua Jayapura-Wamena.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk proyek pembangunan Jalan Trans Papua, Febryan Nurdiansyah menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi untuk penanganan sejak awal kejadian.
“Kami masih melakukan inventarisasi karena akses benar-benar terputus. Tim sudah dikirim ke lokasi dan diperkirakan sore ini titik-titik kerusakan bisa teridentifikasi,” tegasnya, Senin (9/2/2026).
Selain memetakan kerusakan, tim juga fokus membantu para sopir yang terjebak longsor dan berupaya untuk mengeluarkan kendaraan yang tertimbun material longsor.
“Setelah dilakukan pemetaan titik kerusakan, nantinya kita akan turunkan alat untuk melakukan evakuasi atau menarik kendaraan-kendaraan yang masih tertimbun material longsor,” ungkapnya.
Disinggung soal jumlah kendaraan yang tertimbun, Febryan mengatakn belum bisa memastikan karena tim masih menuju ke lokasi.
“Hingga kini jumlah kendaraan yang terjebak belum dapat dipastikan. Namun, alat berat sudah dikerahkan untuk membuka akses dan mengevakuasi kendaraan di titik yang bisa dijangkau,” tegasnya.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, sejak Senin pagi, proses evakuasi dan pembersihan material longsor masih terus berlangsung.
“Dari laporan yang kami terima bahwa Polres Yalimo sudah berkoordinasi dengan perusahaan untuk proses evakuasi. Namun juga kita mengutamakan faktor keselamatan personel di lapangan, mengingat kondisi tanah yang masih labil serta potensi longsor susulan akibat cuaca yang masih fluktuatif,” jelasnya.
Polda Papua mengimbau kepada para pengguna jalan Trans Papua dari arah Jayapura maupun Wamena agar untuk sementara waktu tidak mendekati zona longsoran demi keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan melalui jalur ini dan tidak mendekat ke titik longsor. Kondisi tanah masih labil dan curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi, sehingga berpotensi terjadi longsor susulan. Informasi pembukaan akses jalan akan kami sampaikan setelah dinyatakan aman untuk dilalui,” tegas Kombes Cahyo.
Sebelumnya, hujan deras yang terjadi sejak Sabtu (7/2/2026) sore hingga Minggu dini hari menyebabkan longsor di ruas jalan Trans Papua Jayapura-Wamena.
Akibat longsor itu, arus transportasi darat Jayapura-Wamena lumpuh total.
Beberapa kendaraan dilaporkan tertimbun material longsor dan puluhan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang ruas jalan, serta satu unit truk roda enam dilaporkan hanyut terbawa arus di Kali Kil.



