TSE Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMP Boven Digoel

Must Read

Teks Foto: TSE Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMP Boven Digoel. (ist)

Jakartarealtime.id – Sejumlah siswa SMP di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan mengikuti sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang yang dilaksanakan PT Tunas Sawa Erma (TSE).

PT Tunas Sawa Erma (TSE) Group mengadakan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang bagi siswa SMP di Kabupaten Boven Digoel.

Tunas Sawa Erma (TSE) Group adalah perusahaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit terkemuka yang berbasis di Papua (Boven Digoel dan Merauke) dan Halmahera, berdiri sejak 1998.

Narkoba berdampak menghancurkan kesehatan individu, tetapi juga merusak masa depan generasi muda/anak.

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, tidak hanya merusak kesehatan tetapi juga masa depan generasi bangsa mendorong.

Tunas Sawa Erma (TSE) Group melaksanakan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMPN Camp 19, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).

Tunas Sawa Erma (TSE) Group adalah perusahaan perkebunan dan pengolahan kelapa sawit terkemuka yang berbasis di Papua (Boven Digoel dan Merauke) dan Halmahera, berdiri sejak 1998.

Mereka berfokus pada produksi minyak sawit mentah (CPO) berkelanjutan, beroperasi dengan standar ISCC, berkomitmen menuju net zero emissions 2050, serta aktif melakukan Corporate Social Contribution (CSC) untuk pemberdayaan masyarakat dan infrastruktur.

Kegiatan ini menghadirkan materi seputar peraturan perundang-undangan terkait narkoba serta dampak buruknya bagi fisik dan mental.

Sosialisasi ditujukan langsung kepada para pelajar yang duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Mengingat usia remaja merupakan masa yang paling rentan terhadap pengaruh buruk lingkungan.

“Narkoba berdampak menghancurkan kesehatan individu, tetapi juga merusak masa depan generasi muda/anak-anak,” jelas Yustinus Bokirop selaku perwakilan perusahaan yang membawakan materi terkait bahaya pengunaan narkoba.

Oleh karena itu, lanjut dia, edukasi sejak dini mengenai aspek hukum dan risiko narkoba harus disosialisasikan.

Para siswa terlihat antusias mengikuti pemaparan yang dikemas secara interaktif.

Tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai ancaman pidana dari Undang-Undang Narkotika, mereka juga diajak untuk berani menolak ajakan negatif dari teman sebaya.

Atanasia Maria Muu, S.Pd salah satu guru disekolah itu menyambut baik inisiatif perusahaan yang melakukan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Kolaborasi antara pihak swasta dan institusi pendidikan sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, TSE Group berharap para pelajar paham akan bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan mereka.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari program Edukasi Sosial perusahaan dipilar Pendidikan dan wujud nyata dari penerapan Corporate Social Contribution (CSC).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Pacu Daya Saing, Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi ke Level yang Lebih Luas

Teks Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (ist) Jakartarealtime.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bekerja keras dan mendesak jajaran...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img