Teks Foto: Proses pengiriman BBM ke Paniai, Deiyai, dan Dogiyai melalui jalur udara, dari Mimika. (ist)
Jakarealtime.id – Guna mengatasi masalah kelistrikan, Pemprov Papua Tengah mengirimkan 4.000 liter BBM ke Kabupaten Paniai, Deiyai, dan Dogiyai, melalui jalur udara.
Proses itu dilalukan dari Kabupaten Mimika, dengan menggunakan pesawat Aman Air PK-WNU.
Proses itu pun berjalan lancar tanpa hambatan, hingga pesawat pembawa BBM juga, tiba dengan selamat di Bandara Waghete, Paniai.
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley mengatakan, ini sebagai langkah cepat Pemprov Papua Tengah dalam mengatasi keluhan masyarakat.
“Jadi kami akan kirim BBM setiap hari hingga, perbaikan jalan trans Papua di Nabire selesai,” tegas Deinas, Sabtu, (23/8/2025).
Hal tersebut dilakukan karena telah terjadi longsor di Jalan Trans Nabire-Ilaga, Siriwo, Kampung Boutai dan Epomani, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah mengalami longsor pada, Selasa, 19 Agustus 2025.
Kejadian ini disebabkan karena curah hujan yang tinggi, hingga tanah penahan jalan pun patah.
Akibat daripada itu, akses ke transportasi darat dari Nabire, ke Paniai, Deiyai, dan Dogiyai pun harus terhambat.
Salah satunya seperti pendistribusian BBM untuk menunjang aktivitas kelistrikan di tiga kabupaten itu.
Hingga saat ini, jalan tersebut juga masih terus dilakukan perbaikan.



