Teks Foto: Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare. (ist)
Jakartarealtime.id – Kapolda Papua Tengah menggelar kegiatan Sosialisasi Bantuan Jasa Pengamanan dan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) pada objek vital nasional (Obvitnas) dan objek tertentu (Obter), Rabu (24/9/2025), di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare dengan dihadiri Wakapolda Papua Tengah, Irwasda, para pejabat utama Polda Papua Tengah, serta para pengelola objek vital nasional dan objek tertentu.
Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa keamanan dan pengamanan objek vital nasional maupun objek tertentu merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya Polri semata.
“Keamanan dan pengamanan Obvitnas serta Obter adalah tugas kita semua, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.
Kapolda menjelaskan, keberadaan objek vital nasional dan objek tertentu memiliki peran strategis dalam mendukung investasi, pembangunan, dan perekonomian daerah maupun nasional.
Apabila tidak terkelola dengan baik, maka dapat menimbulkan dampak besar, termasuk terganggunya pembangunan dan stabilitas keamanan.
Sosialisasi ini juga menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang pengamanan objek vital nasional, serta Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2019 tentang pemberian bantuan pengamanan Obvitnas dan Obter.
Melalui kegiatan ini, Kapolda Papua Tengah berharap terbangun sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah, pengelola objek vital, dan masyarakat dalam menjaga keamanan.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk menyamakan persepsi, berbagi informasi, serta menyusun langkah konkret dalam memperkuat pengamanan Obvitnas dan Obter di Papua Tengah,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Kapolda Papua Tengah secara resmi membuka kegiatan sosialisasi tersebut dan mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momen ini sebagai wujud pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara.



