Banjir Rusak Jalan di Nabire, Warga Wanggar Pantai Gotong Royong

Must Read

Teks Foto: Warga Wanggar Pantai Gotong Royong Bangun Akses Jalan Sementara. (ist)

Jakartarealtime.id – Akses jalan utama di Kampung Wanggar Pantai, Kabupaten Nabire, Papua rusak parah akibat banjir yang terjadi bulan lalu.

Kondisi tersebut menyebabkan jalur transportasi darat tidak lagi dapat digunakan oleh masyarakat.

Kepala Kampung Wanggar Pantai, Ayub Hao, mengatakan pembangunan akses jalan sementara dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

“Perlu saya sampaikan adalah terkait tentang proses pembuatan akses badan jalan baru ini itu dilakukan secara kebersamaan, yang pertama oleh pemerintah desa mengakomodir seluruh warga masyarakat Kampung Wanggar Pantai. Ada keterlibatan juga pihak kooperasi dan lembaga adat,” tegas Ayub Hao.

Ia menjelaskan, jalan sementara yang dibangun berada di wilayah pemukiman warga dan tidak jauh dari lokasi kerusakan akibat erosi sungai.

Pengerjaan dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana.

“Jalan itu yang kami kerja manual menggunakan alat kerja seperti paran, skop, sensor, dan alat-alat lainnya. Kurang lebih 1.700 meter jarak jauhnya,” tegasnya.

Menurut Ayub Hao, jumlah warga yang terlibat dalam pekerjaan mencapai sekitar 60 orang.

Untuk kebutuhan dana penimbunan badan jalan, masyarakat mengumpulkan iuran sebesar Rp100.000 per kepala keluarga.

Selain itu, terdapat bantuan dari pemerintah desa sebesar Rp3 juta, koperasi Rp3 juta, serta dukungan dari lembaga adat.

Ayub Hao juga menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap dampak banjir dan erosi Sungai Wanggar yang dirasakan masyarakat selama satu tahun terakhir.

“Saya merasa resah terhadap pemerintah daerah karena sampai hari ini belum ada sentuhan yang dilakukan terhadap masyarakat Kampung Wanggar Pantai yang terdampak bencana Sungai Wanggar. Kami masih membutuhkan anggaran yang sifatnya mendesak untuk melakukan penimbunan badan jalan,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Wanggar Pantai, Darius Hao, mengatakan akses jalan utama saat ini sudah tidak dapat digunakan sehingga pembukaan jalur baru menjadi langkah mendesak.

“Akses jalan utama kami sudah tidak bisa pergunakan. Untuk itu hari ini kami turun pembabatan massal untuk membuka akses baru karena jalan utama untuk transportasi darat sudah tidak bisa digunakan lagi,” tegas Darius Hao.

Ia menambahkan, masyarakat sangat berharap adanya perhatian pemerintah daerah, khususnya untuk membantu proses penimbunan badan jalan sementara.

“Kami sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah dalam hal membantu kami untuk penimbunan badan jalan yang sementara ini. Proses pembabatan dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Kampung Wanggar Pantai,” tegasnya.

Masyarakat Kampung Wanggar Pantai berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan lanjutan agar akses jalan dapat kembali normal dan aktivitas warga tidak terus terganggu.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Pacu Daya Saing, Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi ke Level yang Lebih Luas

Teks Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (ist) Jakartarealtime.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bekerja keras dan mendesak jajaran...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img