Banjir di Papua Sebabkan Jalan Menuju Yapen Timur Terputus dan Longsor

Must Read

Jakartarealtime.id – Hujan lebat yang terjadi secara terus menerus sejak Sabtu 12 April 2025 menyebabkan terjadinya banjir, akibatnya sebagian rumah warga terdampak banjir.

Selain banjir, juga terjadi longsor pada beberapa wilayah, salah satunya yaitu akses jalan menuju ke wilayah Yapen Timur, Kabupaten Yapen, Papua.

Ferry Moai dalam postingannya di akun Facebook @Info Kehadiran Kota Serui, memberikan Informasi kepada pemerintah kabupaten Kepulauan Yapen bahwa untuk sementara jalan Trans Yapen ke arah bagian timur dan lebih khusus dekat jalan menuju ke kampung wadapi telah tertutup dengan longsor sehingga tidak dapat dilewati.

“Kami sangat mengharapkan pemerintah secepatnya membuat kebijakan, agar aktivitas masyarakat bisa kembali stabil,” tulisnya, Minggu (23/4/2025)

Selain jalan Trans Yapen sebagain rumah warga kota Serui juga ikut teredam air akibat banjir.

Diketahui banjir merupakan suatu kondisi di mana air meluap, akibat hujan dengan intensitas lebat serta topografi yang rendah dan datar, sehingga lebih rentan terhadap banjir. Kerusakan sistem drainase, lingkungan yang tidak bersih, banyak sampah, menyebabkan aliran sungai tidak lancar.

Dari kejadian ini ada berapa hal yang perlu di lakukan baik Oleh Pemda Yapen dan DPRK Yapen maupun masyarakat.

Langkah pencegahan banjir dan longsor dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain.

Pemda dan DPRK Yapen membuat Sistem Drainase yang baik, terutama pada wilayah yang rawan banjir.

Maka ketika terjadi hujan, drainase dapat mengurangi risiko banjir, Penataan infrastruktur yang baik menjadi satu solusi yang dapat mengurangi risiko banjir.

Pemerintah melalui Instansi terkait membuat Sistem Peringatan Banjir, dari sistem peringatan banjir ini dapat membantu masyarakat untuk mempersiapkan diri sebelum banjir terjadi.

Untuk mencegah terjadinya longsor dilakukan pendataan penggunaan lahan, dengan mengatur penggunaan lahan yang baik dan benar, membuat sistem peringatan dini longsor, serta membuat penataan wilayah yang rawan longsor, sehingga diharapkan menjadi perhatian masyarakat.

Dengan musibah banjir dan longsor yang terjadi setiap kali hujan lebat, tentu hal ini mendapat perhatian bersama masyarakat, untuk mulai menjaga lingkungan agar tetap bersih dengan tidak membuang sampah di saluran pembuangan air dan sungai, mengurangi aktivitas di sekitar sungai seperti penebangan pohon dan pengambilan material galian C. Sebab akitivitas inilah yang menjadi pemicu terjadinya banjir dan longsor saat hujan.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Pemprov Papua Tengah, Jadikan Kopi dan Kakao sebagai Penopang Ekonomi Daerah

Teks Foto: Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. (ist) Jakartarealtime.id - Pemprov Papua Tengah menjadikan budidaya kopi dan kakao sebagai salah...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img