Megawati dan Prabowo Dikabarkan akan Gelar Pertemuan Usai Lebaran Idulfitri 2025

Must Read

Jakartarealtime.id – Putra Presiden Prabowo, Didit saat Lebaran Idulfitri 1446 H lalu terlihat mengunjungi Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri di kediamannya Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Megawati menyampaikan doa dan salam kepada Presiden Prabowo Subianto yang dititipkan lewat putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo.

Hal tersebut diungkapkan putri Megawati yang juga Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Puan Maharani.

“Ibu menyampaikan salam kepada Pak Prabowo, semoga sehat selalu dan semoga setelah lebaran suasana akan semakin baik, dan semuanya berjalan dengan baik untuk bangsa dan negara,” kata Puan Maharani di rumah Ketua MPR Ahmad Muzani, Jakarta, Rabu (2/4/2025).

Puan juga mengungkapkan, Megawati dan Prabowo hampir melakukan panggilan video atau video call pada momen Idul Fitri tahun ini.

Namun video call Megawati dengan Prabowo tersebut urung terjadi, karena Didit harus segera bertolak ke kediaman Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah.

“Kemarin rencananya mau begitu (video call), hanya kemudian Mas Didit sudah mau pergi ke Solo,” ujar Puan.

Diketahui, Didit bertamu ke kediaman Megawati untuk bersilaturahmi dalam momen Lebaran pada Senin (31/3/2025).

Kedatangan Didit tersebut dianggap menjadi sinyal semakin terwujudnya rencana pertemuan antara Prabowo dengan Megawati.

Sinyal tersebut pun diamini Puan yang mengatakan bahwa pertemuan antara Megawati dan Prabowo dapat terwujud setelah Lebaran.

“Jadi setelah lebaran ini setelah libur lebaran pasti ada pertemuan secepatnya,” ujar Ketua DPR itu.

Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad juga sepakat dengan pernyataan Puan itu.

Ia sendiri mengaku sudah berdiskusi dengan Puan dan tentunya berharap pertemuan antara Prabowo dengan Megawati dapat terwujud secepatnya.

“Nah itu sama-sama, sepakat, itu secepatnya. Secepatnya itu kapan, ayo kita tunggu saja,” ujar Dasco.

“Tadi sudah sempat ngomong dikit-dikit sih sama Mbak Puan (soal pertemuan Prabowo dan Megawati),” imbuhnya.

Sebelum momen Idul Fitri tahun ini, wacana mengenai pertemuan Prabowo dengan Megawati beberapa kali timbul dan tenggelam.

Wacana terakhir terjadi pada Januari 2025, ketika Megawati memberikan minyak urut kepada Prabowo yang dititipkan lewat Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani.

Didit Prabowo ke Rumah Megawati dianggap sebagai sosok yang mewakili Prabowo untuk berkomunikasi dengan elit politik, termasuk Megawati.

Kunjungan Didit ke griya Megawati menarik perhatian.

Tak hanya sowan ke Megawati, Didit juga menemui para mantan presiden lain, seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo alias Jokowi.

Megawati pecah kongsi dengan Jokowi sejak pemilihan presiden 2024.

Didit enggan buka suara dan hanya melempar senyum ketika keluar dari rumah Megawati setelah di dalam selama 2,5 jam.

Didit Hediprasetyo (kiri), Sultan Bachtiar Najamudin, dan Ahmad Muzani (kanan) saat berkunjung ke kediaman Megawati Soekarnoputri dengan ditemani putrinya, Puan Maharani. (Foto/Instagram)

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Ahmad Muzani yang turut mendampingi Didit menemui Megawati mengatakan tidak ada pesan khusus yang dibawa Prabowo kepada Megawati.

“Pertemuan dengan Bu Mega tidak ada pembicaraan politik sama sekali, hanya ada pembicaraan tentang lebaran,” kata Muzani.

Muzani bercerita, Didit tampak akrab dengan keluarga Megawati, terutama dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Namun, Muzani membuang muka ketika ditanya ihwal rencana pertemuan Megawati dan Prabowo.

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan pertemuan Megawati dan Prabowo Subianto sangat mungkin terjadi.

Menurut Basarah, hubungan kedua tokoh tersebut masih terjalin baik.

“Silaturahmi antara Ibu Mega dan Pak Prabowo itu hanya tinggal menunggu waktu saja,” kata Basarah.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis, Agung Baskoro mengatakan kunjungan Didit yang didampingi Ahmad Muzani menandakan keseriusan Prabowo untuk membangun komunikasi dengan Megawati.

Ua menilai bahwa kehadiran Muzani dan Didit membawa pesan komunikasi politik yang kuat.

“Apalagi Didit berulang kali membuat jembatan politik, jalan-jalan politik yang baru, yang tidak lumrah,” kata Agung.

Sebelumnya, Didit mengundang putra-putri mantan Presiden RI ke acara ulang tahunnya pada 22 Maret lalu.

Mereka yang hadir mulai dari anak presiden pertama RI Sukarno hingga anak Presiden ke-7 RI Jokowi.

Pertemuan anak-anak presiden ini dinilai bakal disusul oleh para orang tua atau mantan presiden.
Apalagi di tengah perseteruan Megawati dan Jokowi.

Megawati dan Jokowi tidak pernah menjalin komunikasi sejak hubungan mereka renggang pasca-pilpres 2024. Perseteruan mencapai klimaks ketika PDIP memecat Jokowi dan putranya, Gibran Rakabuming Raka, sebagai kader PDIP.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Bertemakan Cinta, Diva Ramaniya Rilis Single ‘Tempat Berlabuh’

Teks Foto: Diva Ramaniya. (ist) Jakartarealtime.id - Penyanyi Diva Ramaniya resmi memulai langkahnya di industri musik Indonesia dengan merilis single...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img