Teks Foto: Ilustrasi Lahan Sawit. (ist)
Jakartarealtime.id – Rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan Papua sebagai lumbung kelapa sawit demi produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) nabati mendapat respons negatif dan reaksi keras warga lokal.
Melalui platform TikTok, akun @anakhonai_22 menyuarakan keberatan dengan menegaskan bahwa seluruh wilayah di Papua memiliki pemilik dan tidak ada lahan yang berstatus kosong.
Pemilik akun tersebut mengutarakan kekhawatirannya bahwa pembukaan lahan sawit di Papua hanya akan mengundang bencana alam, serupa dengan kerusakan lingkungan yang selama ini terjadi di Pulau Sumatera.
Ia menyarankan agar ambisi penanaman sawit tersebut dilakukan di luar wilayah Papua demi menjaga keutuhan ekosistem mereka.
Penolakan ini juga didukung oleh Walhi Papua yang menilai proyek tersebut mengancam hak masyarakat adat dan keanekaragaman hayati.
Di sisi lain, Presiden Prabowo tetap memandang langkah ini krusial untuk mencapai kemandirian energi nasional.
Beliau berharap Papua berkontribusi dalam menekan impor BBM guna menghemat anggaran negara hingga ratusan triliun rupiah melalui hilirisasi kelapa sawit menjadi bahan bakar.



