Telan Biaya Rp 900 M untuk Pembangunan RS Vertikal Papua, Diharapkan Jadi Rujukan Negara Lain di Pasifik

Must Read

Jakartarealtime.id – Rumah Sakit Vertikal Papua di Abepura, Kota Jayapura, siap dijadikan sebagai rumah sakit rujukan bagi warga negara internasional, terutama di wilayah negara-negara Pasifik.

“Karena ini rumah sakit tipe B, maka ini menjadi rumah sakit rujukan untuk masyarakat yang ada di Tanah Papua,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr Arry Pongtiku, dalam keterangan persnya, Rabu (16/4/2025).

Bukan hanya itu, kata Arry, rumah sakit vertikal ini dicita-citakan akan menjadi rumah sakit rujukan untuk negara-negara di Pasifik, seperti Vanuatu, PNG, dan Fiji.

“Jadi mimpinya itu pemerintah cukup besar. RS vertikal jadi rujukan bagi negara-negara Pasifik,” katanya.

Karena itu, pada saat perencanaan yang dijadwalkan pada Juni 2025 untuk peresmian, pemerintah akan menghadirkan menteri atau pimpinan negara negara-negara di wilayah Pasifik.

“Nanti di bulan Juni itu direncanakan akan menghadirkan menteri atau pimpinan negara dari negara-negara yang ada di wilayah Pasifik,” tegasnya.

Saat ini, rumah sakit vertikal menjadi rumah sakit terbesar dan terlengkap yang ada di wilayah Papua.

Rumah sakit vertikal ini sengaja ditempatkan di lokasi Universitas Cenderawasih supaya bisa menjadi rumah sakit pendidikan, terutama untuk Fakultas Kedokteran Uncen dan Poltekkes Kementerian Kesehatan, serta kampus-kampus kesehatan lainnya yang ada di Papua.

“Rumah sakit vertikal ini adalah rumah sakit tipe B, bisa melayani masyarakat, karena itu proses akreditasi setelah diresmikan itu harus segera dilakukan supaya layanan BPJS bisa terlayani,” terangnya.

Ia mengatakan, pembangunan rumah itu sudah selesai 100 persen dan sementara dalam proses pemeliharaan.

“Rumah sakit itu dibangun dengan anggaran mencapai lebih dari Rp 900 miliar rupiah dari APBN,” ujar Arry.

Karena itu, selain bangunan yang megah, rumah sakit itu juga diisi dengan peralatan medis yang cukup modern dan lengkap.

RS Vertikal Papua ini direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Prabowo pada bulan Juni 2025.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Dirkrimsus Polda Papua Barat Daya, Tahan 12 Penambang Emas Ilegal di Tambrauw

Teks Foto: Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua Barat Daya, Kombes Pol Iwan Manurung. (ist) Jakartarealtime.id - Kepolisian Daerah Papua...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img