Sambut Libur Akhir Tahun, Pertamina Tambah Pasokan Solar Subsidi di Papua Selatan

Must Read

Teks Foto: Ilustrasi Pertamina. (ist)

Jakartarealtime.id – Jelang akhir tahun, Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memperkuat stok energi dengan menambah suplai solar subsidi sebanyak 3,5 juta liter ke wilayah Papua Selatan.

Tambahan pasokan ini telah tiba di Fuel Terminal Merauke pada Sabtu (22/11/2025) untuk mendukung kegiatan logistik dan operasional masyarakat menyambut masa libur akhir tahun.

Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, menyatakan komitmennya untuk menjaga ketersediaan stok.

Ia menjelaskan bahwa penguatan pasokan akan terus berlanjut.

“Sejak akhir pekan lalu, stok Solar subsidi di FT maupun SPBU di area Papua Selatan sudah ada tambahan suplai dan dalam kondisi baik. Khusus area Boven Digoel sejak tiba pada Sabtu lalu sudah disuplai sekitar 500 ribu liter,” papar Ispiani.

Untuk memastikan distribusi yang lancar hingga ke daerah yang membutuhkan, Pertamina melakukan sejumlah langkah koordinasi.

Mengingat rantai distribusi yang multimoda, melibatkan kapal dan mobil tangki, diperlukan penyesuaian operasional.

“Kami menyiapkan tambahan jam penyaluran termasuk hari libur serta berkoordinasi erat dengan Pemerintah Daerah tentang jadwal suplai sehingga layanan bisa berjalan maksimal,” jelasnya.

Di sisi lain, monitoring penyaluran solar subsidi juga diperketat dengan pengecekan QR Code.

Pertamina mengingatkan semua SPBU untuk hanya melayani konsumen yang memiliki QR Code sesuai dengan data kendaraannya.

“Pembelian Solar subsidi sudah ditentukan sesuai jenis kendaraannya, karenanya operator SPBU juga terus kami ingatkan, cek kembali data kendaraan yang membeli Solar dengan QR Code yang ditunjukkan. Kami tidak segan memberikan sanksi kepada SPBU jika terbukti melakukan pelanggaran penyaluran produk subsidi,” jelas Ispiani.

Guna menekan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, Pertamina pun aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum (APH).

Laporan dari masyarakat melalui Pertamina Contact Center 135 juga menjadi perhatian serius untuk ditindaklanjuti.

“Sebagai badan usaha, Pertamina Patra Niaga hanya bisa melakukan penindakan apabila pelanggaran dilakukan oleh SPBU. Karenanya kami menggandeng dan berkoordinasi erat dengan APH untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran hukum dengan modus seperti pemalsuan plat nomor kendaraan dan tanki modifikasi,” ucap Ispiani.

Ia menutup dengan mengimbau partisipasi aktif masyarakat.

Setiap informasi mengenai dugaan penyimpangan dapat dilaporkan langsung melalui Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Pacu Daya Saing, Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi ke Level yang Lebih Luas

Teks Foto: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (ist) Jakartarealtime.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bekerja keras dan mendesak jajaran...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img