Peringati Satu Tahun Elisa Kambu–Ahmad Nausrau Pimpin Papua Barat Daya, Fokus Bangun SDM

Must Read

Teks Foto: Elisa Kambu, Ahmad Nausrau dan lainnya. (ist)

Jakartarealtime.id – Pemprov Papua Barat Daya menggelar ibadah syukur satu tahun kepemimpinan Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu bersama Wakil Gubernur Ahmad Nausrau di Gedung Lambert Jitmau, Jumat (20/2/2026).

Acara syukuran dihadiri unsur Forkopimda, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Elisa Kambu menegaskan bahwa satu tahun perjalanan kepemimpinan ini penuh dinamika dan tantangan.

Namun ia meyakini, berdirinya Provinsi Papua Barat Daya merupakan kehendak Tuhan dan akan terus dijaga keberlangsungannya.

“Kalau Tuhan yang menghadirkan provinsi ini, maka Tuhan juga yang akan memeliharanya. Kami berdua tidak mungkin berjalan sendiri. Kita harus berjuang bersama dalam segala keterbatasan untuk menuju Papua Barat Daya yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ucap Elisa Kambu.

Gubernur menegaskan, arah kebijakan pemerintah provinsi saat ini difokuskan pada dua sektor utama, yakni pendidikan dan kesehatan sebagai pintu masuk perubahan.

Ia menyampaikan, pada tahun ajaran lalu Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya telah menghapus biaya pendaftaran sekolah mulai dari tingkat PAUD/TK hingga SMA/SMK.

Kebijakan ini menjadi langkah awal untuk meringankan beban masyarakat.

Selain itu, dukungan terhadap rumah sakit di kabupaten/kota juga terus diperkuat, termasuk pengadaan peralatan medis.

Pemerintah provinsi juga tengah mendorong pembangunan rumah sakit rujukan provinsi.

“Kita ingin mengangkat harkat anak-anak Papua, tahun ini sudah ada 16 dokter spesialis yang lulus. Jika ditambah sebelumnya, total sudah sekitar 28 dokter spesialis anak Papua yang kita sekolahkan. Target saya, sebelum masa jabatan berakhir, harus ada 60 dokter spesialis,” paparnya.

Dokter-dokter tersebut nantinya akan ditempatkan di daerah-daerah yang masih kekurangan tenaga medis seperti Maybrat, Tambrauw, Sorong Selatan, hingga Raja Ampat.

Tak hanya sektor kesehatan, pemerintah juga mendorong pengembangan sumber daya manusia di berbagai bidang.

Beberapa anak Papua telah dibiayai untuk pendidikan pilot, serta didorong masuk ke sekolah kedinasan seperti Akpol, Akmil, hingga perguruan tinggi keuangan negara.

“Kita tidak mau anak-anak muda hanya berpikir menjadi pegawai. Kita ingin lahir pengusaha, profesional, dan tokoh nasional dari tanah ini,” tegas Elisa.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan membuka ruang bagi semua suku yang hidup di Papua Barat Daya.

“Papua ini satu, mari kita buka hati untuk semua, orang Papua, Maluku, Jawa, dan suku-suku lainnya. Kita rawat kebersamaan ini,” ungkapnya.

Gubernur mengakui kondisi fiskal daerah mengalami penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, ia mengajak seluruh masyarakat tetap bersyukur dan optimistis.

“Kita wajib mengucap syukur dalam segala hal, besok harus lebih baik dari hari ini. Mari satukan hati, bergandengan tangan, membangun Papua Barat Daya,” paparnya.

Di akhir sambutan, Elisa Kambu dan Ahmad Nausrau juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama satu tahun kepemimpinan terdapat kebijakan yang belum memuaskan semua pihak.

“Kami berdua manusia biasa, pasti ada kekurangan. Jika ada kebijakan yang melukai atau kurang berkenan, dari hati yang paling dalam kami mohon maaf,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat Muslim di Papua Barat Daya, seraya mendoakan agar diberikan kekuatan dan keberkahan hingga Hari Raya Idul Fitri.

Setelah foto bersama, Gubernur membagikan bingkisan kepada anak anak Disabilitas yang hadir meramaikan acara tersebut.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

PAN Papua Tengah, Gelar Musda secara Serentak

Teks Foto: Ketua DPW PAN Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley. (ist) Jakartarealtime.id - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Papua Tengah,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img