Teks Foto: Gubernur Papua Tengah, Meki Frizt Nawipa berdialog dengan tokoh adat saat kunjungan kerja di Intan Jaya, dikawal aparat TNI-Polri. (ist)
Jakartarealtime.id – Gubernur Papua Tengah, Meki Frizt Nawipa, S.H., tiba di Kabupaten Intan Jaya pada 8 Juli 2025 untuk melakukan kunjungan kerja.
Kedatangannya disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa.
Rombongan Gubernur didampingi oleh Danrem 173/PVB Brigjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, Kabinda Papua Tengah Brigjen TNI Alfi Sahri Lubis, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, Kasiren Korem 173/PVB Kolonel Kav Hery Bakty, serta pengawal ADC.
Gubernur Nawipa meninjau langsung berbagai fasilitas publik, mulai dari pendidikan di SD YPPK St. Fransiskus Asisi Kampung Bilogai, pasar tradisional Yokatapa, hingga layanan kesehatan di RSUD dan Puskesmas Kabupaten Intan Jaya.
Selain itu, Gubernur berdialog dengan tokoh masyarakat, agama, adat, dan pemerintah daerah di Kantor Bupati guna menyerap aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, listrik, dan kebutuhan dasar lainnya.
Pengamanan dilakukan secara ketat oleh Satgas Kopasgat Pos Sugapa yang bertugas di Bandara Bilorai.
Personel Kopasgat menjalankan pengawasan ketat dan koordinasi intensif dengan pihak terkait guna memastikan situasi tetap kondusif selama kunjungan.
Dansektor IV Kopasgat, Lettu Pas Dimas Yusuf, S.T.Han, menjelaskan terkait tugasnya tersebut.
“Kami adalah memastikan seluruh kegiatan di bandara berjalan lancar tanpa gangguan. Kami terus berkoordinasi dan melakukan pengawasan menyeluruh, khususnya di titik-titik strategis yang menjadi jalur masuk dan keluar rombongan,” tegasnya.
Sementara itu, Danpos Kopasgat Pos Sugapa, Lettu Pas Gugus Rinjani, S.Tr.(Han), menambahkan jika sinergi dengan aparat daerah dan masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan.
“Kami berkomitmen menjaga ketertiban agar kunjungan pemerintahan berjalan efektif dan lancar,” ucapnya.
Setelah kunjungan di Intan Jaya, Gubernur Nawipa kembali ke Nabire pada tanggal 9 Juli 2025 untuk melanjutkan agenda pemerintahan.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memperkuat pelayanan publik serta mendorong pembangunan merata di wilayah pegunungan yang selama ini menghadapi berbagai tantangan geografis dan infrastruktur.



