Festival Budaya Pelajar Papua Tengah Sukses Digelar, Direktur YAPKEMA Hanok Herison Pigai Apresiasi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Must Read

Teks Foto: Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaidah Meki Nawipa. (ist)

Jakartarealtime.id – Festival Budaya Tingkat Pelajar SMA dan SMK se-Papua Tengah dari delapan kabupaten yakni Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Mimika dan Puncak telah sukses dilaksanakan pada tanggal 3-6 September 2025 di Kantor Gubernur Papua Tengah, Bandara Lama Nabire.

Festival yang mengusung tema ‘Mari Meriahkan dan Lestarikan Budaya Kita’ ini berhasil diselenggarakan hingga 4 hari.

Direktur YAPKEMA, Hanok Herison Pigai mengapresiasi terselenggaranya Festival Budaya Tingkat Pelajar SMA dan SMK se-Papua Tengah.

“Saya sangat mengapresiasi Ibu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah yang berhasil menyelenggarakan Festival Budaya Pelajar Papua Tengah, beliau merupakan sosok pemimpin yang cerdas,” kata Hanok Herison Pigai, Sabtu (6/9/2025).

Hanok menceritakan jika Nurhaidah Meki Nawipa pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Paniai.

Saat itu, Nurhaidah Meki Nawipa mampu memberikan manfaat yang baik buat Kabupaten Paniai melalui pendekatan pembangunan di bidang pendidikan, sekalipun Kabupaten Paniai sangat sulit secara geografis.

“Ibu Kadis turun tangan sendiri memastikan fasilitas sekolah dan tenaga guru,” paparnya.

“Saya berharap kiprah beliau dapat di sambut oleh para Bupati dan Kepala Dinas di setiap Kabupaten,” tambahnya.

Hanok Herison Pigai juga mengatakan selama ini budaya asli orang Papua semakin dilupakan dan daerah-daerah bersejarah serta tempat-tempat wisata tidak digarap dengan baik.

“Padahal potensi kontribusi PAD cukup besar dari sektor wisata,” tegas Hanok Herison Pigai.

Teks Foto: Direktur YAPKEMA, Hanok Herison Pigai. (ist)

Sementara itu, PLT Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaidah Meki Nawipa mengatakan kegiatan perdana ini mendapat antusias tinggi sehingga menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya delapan kabupaten di Papua Tengah berkumpul dalam satu ajang budaya.

Menurut ibu Gubernur Papua Tengah, sebanyak 200 pelajar dan pendamping dari Kabupaten Nabire, Mimika, Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya turut memeriahkan kegiatan perdana ini.

Ia mengatakan, masing-masing kabupaten mengirimkan 20 siswa untuk lomba tari tradisional, dua siswa untuk pameran kerajinan, serta tiga pendamping.

Panitia menyiapkan hadiah total Rp185 juta untuk para pemenang.

Selain itu, sponsor dari bank swasta dan BUMN juga menyediakan doorprize menarik bagi pengunjung.

Nurhaidah menjelaskan bahwa festival perdana ini bukan sekadar lomba, melainkan wadah bagi pelajar untuk melestarikan budaya daerah.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Nabire dan Papua Tengah hadir memberikan dukungan. Mari kita ramaikan festival perdana ini, demi anak-anak kita yang tampil membawa budaya dari daerah masing-masing,” ucapnya.

Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2025 diharapkan menjadi agenda tahunan yang mempererat persaudaraan pelajar sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Menurutnya, masing-masing kabupaten mengirimkan 25 peserta, terdiri dari 20 siswa untuk tari kreasi, 2 siswa untuk pameran kriya, serta tiga orang pendamping.

Dengan demikian, total peserta mencapai sekitar 200 orang pelajar dan pendamping dari Kabupaten Nabire, Mimika, Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya, Puncak dan Puncak Jaya.

Selain menampilkan seni dan budaya, festival ini juga menjadi ajang kompetisi.

Tiga kelompok terbaik akan meraih juara 1, 2 dan 3.

Lomba tari tradisional akan menghasilkan tiga pemenang.

Khusus juara pertama, akan diberangkatkan mewakili Papua Tengah pada festival tingkat nasional di Yogyakarta.

“Total hadiah yang disiapkan sekitar Rp 185 juta, selain itu ada 15 unit tablet dari sponsor serta hadiah hiburan dari bank swasta dan BUMN yang akan dibagikan melalui sistem undian,” tambah Nurhaidah.

Seluruh biaya perjalanan, akomodasi, dan konsumsi peserta ditanggung penuh oleh panitia.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Disutradarai Hanung Bramantyo, Film ‘Children of Heaven Versi Indonesia’, akan Tayang 27 Mei 2026

Teks Foto: Para Pemain Film 'Children of Heaven'. (ist) Jakartarealtime.id - Rumah produksi MD Pictures resmi merilis teaser poster dan...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img