Teks Foto: Anggota Komisi IV DPRP Papua Barat Daya, Cartenz Malibela. (ist)
Jakartarealtime.id – Pemprov Papua Barat Daya diminta menyiapkan dana talangan khusus bagi Orang Asli Papua (OAP).
Tujuannya untuk kebutuhan darurat yang tidak tercakup dalam layanan BPJS Kesehatan.
Anggota Komisi IV DPRP Papua Barat Daya, Cartenz Malibela mengatakan, bahwa dana talangan tersebut bersumber dari anggaran Otonomi Khusus (Otsus).
Menurutnya, intervensi ini sangat penting menjawab kebutuhan mendesak, sering dihadapi OAP.
“Dana hibah ini ditujukan untuk membiayai kebutuhan OAP di luar tanggungan BPJS, seperti kecelakaan lalu lintas, kecelakaan saat bekerja di kebun, hingga biaya kematian. Termasuk pengadaan peti jenazah maupun transportasi pengantar jenazah dari daerah terpencil melalui jalur darat maupun laut,” ungkapnya.
Ia bilang, alokasi dana otsus itu rencananya diperuntukkan bagi dua rumah sakit rujukan utama, RSUD Sele Be Solu Kota Sorong dan RSUD Dr JP Wanane Kabupaten Sorong.
Anggota Fraksi Otsus berujar pentingnya perhatian pemprov terhadap RSUD Sele Be Solu, saat ini menjadi tumpuan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah otonomi baru.
“Selain masih dalam tahap pembangunan infrastruktur dasar, rumah sakit tersebut juga memerlukan dukungan insentif bagi tenaga kesehatan,” pungkasnya.



