Teks Foto : Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nabire, William Sembor. (ist)
Jakartarealtime.id – Dana Otonomi Khusus (Otsus) tahap pertama dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Nabire belum juga dikucurkan.
Kondisi ini tidak hanya dialami Nabire, tetapi juga sejumlah kabupaten lain di wilayah Papua Tengah.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Nabire, William Sembor membenarkan informasi tersebut.
“Untuk Papua Tengah, ada lima kabupaten yang masih menunggu pencairan dana otsus tahap pertama di tahun ini,” tegas William, Selasa (6/5/2025).
Ia menjelaskan, bahwa laporan pertanggungjawaban penggunaan dana otsus tahun sebelumnya sudah dikirim ke pemerintah pusat.
Dengan demikian, pihak kabupaten tinggal menunggu proses transfer dana dari pusat ke daerah.
“Secara administrasi dan kewajiban, semuanya sudah kami penuhi. Jadi kami hanya menunggu pencairan dana masuk,” ucapnya.
Lebih lanjut, William menyebutkan bahwa bagian pengguna anggaran di daerah juga telah melakukan koordinasi dan komunikasi intensif terkait hal ini.
Kementerian Keuangan pun, menurutnya, telah memberikan sinyal bahwa dana akan segera ditransfer.
“Mungkin hari ini atau besok dana sudah masuk ke kas daerah. Namun, pastinya kami akan mendapat notifikasi resmi dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN),” ucapnya.
William menegaskan bahwa pihaknya tetap siap menjalankan program dan kegiatan yang telah direncanakan, begitu dana otsus ditransfer ke daerah.
“Pada prinsipnya, daerah sudah siap dan hanya menunggu pencairan dana dari pusat,” pungkasnya.



