BPS Ungkap Penyebab Ekonomi Papua Tengah Sampai Minus 6,4%

Must Read

Teks Foto: Ilustrasi jalan. (ist)

Jakartarealtime.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 tumbuh di semua wilayah.

Namun pertumbuhan paling tipis terjadi di wilayah Maluku dan Papua hanya 1,44%.

Kontraksi ekonomi terendah berada di wilayah Papua tengah, mencapai minus 6,44%.

Sedangkan wilayah lainnya seperti Papua Barat hanya mampu tumbuh 0,9%, Papua 0,57%, Maluku 0,48%, Papua Barat Daya 0,28%, Papua Selatan 0,18%, Papua Pegunungan 0,14%. Meski di Maluku Utara mampu tumbuh 5,33%.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan alasan pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Tengah bisa mengalami penurunan minus 6,44%.

Hal itu disebabkan adanya penurunan produksi pada sektor pertambangan, yang menjadi sumber pertumbuhan ekonomi di kawasan itu.

“Pertumbuhan wilayah ekonomi Papua Tengah ini terendah pada tahun 2025 salah satunya disebabkan oleh penurunan pada pada kategori pertambangan, dan penggalian yang memang cukup besar,” kata Amalia, saat konferensi pers, Kamis (5/2/2026).

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Diduga Fitnah Megawati Soekarnoputri! BBHAR DPD PDIP Provinsi DKI Jakarta, Laporkan Sri Bintang Pamungkas ke Mabes Polri

Teks Foto: Singgih Darjo Atmadja, Budhi Benyamin Sembiring, P. Marthin Pasaribu dan BBHAR DPD PDIP Provinsi DKI Jakarta. (ist) Jakartarealtime.id...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img