Teks Foto: Pelaksana Tugas Kepala BAPPERIDA Papua Tengah, Elieser Yogi, S.STP, M.Si. (ist)
Jakartarealtime.id – Pemprov Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) tengah mematangkan penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk periode 2025-2029.
Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan Asistensi dan Verifikasi Data Statistik Sektoral Daerah yang berlangsung selama dua hari, 10-11 Juli 2025, di Auditorium LPP RRI Nabire.
Pelaksana Tugas Kepala BAPPERIDA Papua Tengah, Elieser Yogi, S.STP, M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses penyusunan RPJMD yang berbasis data dan indikator terukur.
“Tugas kami di BAPPERIDA adalah menyusun dokumen RPJMD sebagai acuan program lima tahunan. Dalam proses itu, kami membutuhkan data-data pendukung dari OPD, baik di bidang ekonomi, sosial budaya, maupun infrastruktur,” tegas Elieser Yogi.
Elieser mengatakan data yang diverifikasi akan digunakan sebagai indikator utama dalam menyusun dokumen Rencana Strategis (Renstra) Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Nantinya, Renstra tersebut akan menjadi turunan langsung dari RPJMD dan berfungsi sebagai panduan pelaksanaan program pembangunan sesuai dengan visi-misi Gubernur Papua Tengah.
Sebelumnya, asistensi serupa juga telah dilaksanakan pada Senin dan Selasa (8-9 Juli 2025) untuk bidang infrastruktur.
Sementara itu, kegiatan yang berlangsung hari ini dan besok, menyasar 18 OPD dari rumpun ekonomi dan sosial budaya.
“Kami ingin memastikan bahwa indikator yang dipilih oleh masing-masing OPD benar-benar sesuai dengan tupoksi mereka, agar nantinya dapat digunakan dalam dokumen Renstra dan juga saat evaluasi RPJMD di Kemendagri,” pungkas Elieser Yogi.



