Alokasikan Rp 1,5 Miliar untuk UMKM Asli Papua, Pemkab Keerom Salurkan Bantuan 760 Paket Dana

Must Read

Teks Foto: Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyerahkan bantuan dana paket UKMK. (ist)

Jakartarealtime.id – Pemkab Keerom mengalokasikan dana sebesar Rp 1,5 miliar pada tahun anggaran 2025 untuk mendukung usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) orang asli Papua (OAP) di Kabupaten Keerom, Papua.

Bupati Keerom Piter Gusbager menyalurkan secara langsung 760 paket dana UMKM bagi OAP.

Penyaluran ini berlangsung di Pasar Agua, Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Senin (15/9/2025).

“760 paket bantuan dana yang diberikan kepada UMKM OAP bersumber dari dana otonomi khusus (otsus),” kata Piter, Rabu (17/9/2025).

Piter menjelaskan bahwa penyaluran bantuan UMKM bagi OAP merupakan bagian dari program Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Mikro dan Koperasi (UKMK) yang akan disalurkan ke seluruh wilayah Keerom.

Penyaluran bantuan ini sudah dimulai dari distrik perbatasan, seperti Web dan Yaffi. Selanjutnya, dana akan disalurkan kepada seluruh UMKM asli Papua yang ada di Kabupaten Keerom.

Piter menegaskan, dana otsus Papua harus tepat sasaran dan diterima oleh OAP sesuai dengan spirit otsus, yakni afirmasi dan percepatan kesejahteraan bagi OAP di seluruh tanah Papua.

Ia menjelaskan, Pemkab Keerom di bawah kepemimpinannya menggunakan dana otsus untuk memenuhi kebutuhan OAP di sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta program strategis lainnya.

“Setiap tahun Pemkab Keerom menyalurkan dana otsus bagi OAP, baik di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan, insentif bagi tokoh agama, tokoh adat, dan program strategis lainnya,” ungkapnya.

Perlu diketahui, dana otsus yang diberikan kepada Pemkab Keerom ditujukan untuk pembiayaan koperasi, modal bagi UMKM asli Papua, insentif bagi tokoh adat dan tokoh agama, bantuan keagamaan, serta pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Keerom.

“Kami juga bulan depan akan buka pasar murah, sehingga warga bisa belanja untuk persiapan perayaan Natal,” imbuh Piter.

Selain menyalurkan dana untuk UMKM, Pemkab Keerom juga memberikan bantuan kepada 15 koperasi yang dikelola OAP.

Bantuan diberikan langsung oleh Piter di halaman Kantor Bupati Keerom, Papua, Selasa (16/9/2025).

Menurut Piter, koperasi berperan penting bagi keberlangsungan masyarakat di Kabupaten Keerom.

“Jangan melihat koperasi sebelah mata karena koperasi penting bagi keberlangsungan masyarakat di Keerom,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih yang dijalankan pemerintah saat ini tidak menghapuskan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) ataupun koperasi yang sudah ada.

Sejumlah koperasi yang menerima bantuan dari Pemkab Keerom, antara lain Koperasi Ma Nyet Towe Keerom, Produsen Sagu Milky Papua, Paroki Waris, Produsen Sai Opoy Pung, Produsen Paroki Santo Bonifasius, Cahaya Kartini yang diketuai Bety Ibo, Produsen Santo Arnoldus Jansen, Produsen Kumea Wars, serta Kasih Anugerah Terpadu.

Selain sembilan koperasi tersebut, terdapat enam Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang memperoleh bantuan, di antaranya KDMP Yowong, Bias, Onam, Yabanda, Ampas, dan Molof.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

Sarat Mitos! Bella Graceva hingga Yatti Surachman Syuting Film ‘Waru’ di Gunung Lawu

Teks Foto: Film 'Waru'. (ist) Jakartarealtime.id - Masyarakat Jawa terkenal akan mitosnya, tak hanya soal pantangan perilaku, tetapi ada juga...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img