Tahun 2026, Ini Daftar Wilayah di Papua Tengah yang Diprediksi Masih Rawan Aksi KKB

Must Read

Teks Foto: Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare. (ist)

Jakartarealtime.id – Polda Papua Tengah, telah melaksanakan refleksi kinerja selama tahun 2025 di Markas Polda Papua Tengah, Jalan Pepera, Distek Nabire, Kabupaten Nabire, Selasa, (30/12/2025).

Refleksi ini dipimpin oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare, dan diikuti seluruh pejabat tinggi Polda Papua Tengah.

Brigjen Pol. Alfred mengatakan, tantangan serius yang dihadapi mereka selama 2025 yaitu, penanganan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Selama di tahun ini, KKB terus melakukan berbagai aksi kekerasan seperti, pembakaran 4 bangunan oleh KKB pimpinan Tenius Kulua, dan Kalenak Murib di Kampung Kelemame, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak

Kemudian aksi penembakan yang dilakukan oleh KKB pimpinan Bumiwalo Enumbi terhadap satu personel Polres Puncak Jaya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Lalu, aksi penembakan Orang Tak Dikenal (OTK) terhadap pensiunan Polri dari Polres Puncak Jaya hingga korban meninggal dunia, serta penyerangan dua personel Brimob hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Dengan rentetan aksi yang ada, maka eksistensi KKB di sejumlah wilayah seperti, Puncak Jaya, Puncak, Deiyai, Dogiyai, Mimika, Nabire, dan Intan Jaya masih menjadi tantangan hingga 2026.

“Mereka berpotensi melakukan berbagai aksi seperti pembakaran fasilitas pemerintah, penghadangan, dan penembakan terhadap TNI/Polri serta masyarakat,” tegas Brigjen Pol. Alfred.

Selain itu menurut Brigjen Pol. Alfred, aksi kelompok kriminal politik seperti, ULMWP dan KNPB yang melakukan penolakan kebijakan pemerintah, serta hasutan hingga berujung demonstrasi anarkis juga menjadi ancaman di 2026.

Masalah lain yang diprediksi muncul adalah terkait tapal batas di Distrik Kapiraya, Mimika, dan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Untuk mencegah terjadinya masalah tersebut, Mantan Kapolresta Jayapura ini mengaku telah menyiapkan berbagai strategi antisipasi seperti, operasi kepolisian terpadu, dan peningkatan patroli di jam-jam rawan dan tempat-tempat rawan.

“Jadi penegakan hukum tetap akan kami lakukan terhadap mereka yang mengganggu Kamtibmas,” pungkasnya.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest News

PAN Papua Tengah, Gelar Musda secara Serentak

Teks Foto: Ketua DPW PAN Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley. (ist) Jakartarealtime.id - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Papua Tengah,...

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img