Teks Foto: Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Kemendiktisainstek, Muhammad Hasan Chabibie menghadiri peluncuran Sekolah Garuda Transformasi di SMA Averos Kota Sorong, Papua Barat Daya. (ist)
Jakartarealtime.id – Staf Ahli Menteri Bidang Penguatan Ekosistem Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Kemendiktisainstek, Muhammad Hasan Chabibie menghadiri peluncuran Sekolah Garuda Transformasi di SMA Averos Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (8/10/2025).
Muhammad Hasan Chabibie didampingi Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu langsung disambut oleh anak-anak SMA Averos Kota Sorong dengan tarian sambutan khas tanah Papua.
Kegiatan diawali dengan memperkenalkan sekolah unggul Garuda dihadapan sejumlah Forkopimda Provinsi Papua Barat Daya bersama dengan para undangan yakni orang tua murid Sekolah Garuda Averos Kota Sorong.
Hasan Chabibie menyampaikan bahwa hingga kini terdapat 12 Sekolah Garuda Transformasi dan 4 Sekolah Garuda yang diresmikan secara serentak.
Program ini dipersiapkan khusus bagi anak-anak yang berada di daerah yang butuh sentuhan khusus.
“Diharapkan dengan adanya Sekolah Garuda ini makin banyak anak-anak Papua yang tembus hingga dunia, dan masuk masuk ke kampus-kampus di level nasional hingga internasional,” tegas Hasan Chabibie.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu berharap program ini menjadi pendorong agar anak-anak Papua tidak kalah dengan anak lainnya yang ada di negara maju.
“Melalui Program ini yakin bahwa kita bisa mempercepat ketinggalan dengan bangsa lainya. Kebijakan ini wajib kita dukung agar proses berjalan baik menghasilkan anak-anak yang hebat dan unggul,” ucap Elisa Kambu.
Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto untuk pemerataan pendidikan unggulan di seluruh pelosok Indonesia.
Hingga 2029, pemerintah menargetkan membina 80 sekolah untuk Sekolah Garuda Transformasi.
Sedangkan untuk Sekolah Garuda target yang dicanangkan adalah membangun 20 sekolah hingga 2029.



