Teks Foto: Sunlife Syariah Resmi Ganti Logo. (mia)
Jakartarealtime.id – PT Sun Life Financial Indonesia memperkuat komitmennya dalam mengembangkan perlindungan berbasis syariah melalui pemisahan unit usaha syariah (spinoff) yang menjadikan PT Sun Life Financial Syariah Indonesia (Sunlife Syariah) sebagai entitas mandiri.
Langkah ini menandai babak baru bagi Sunlife Syariah untuk lebih fokus menghadirkan solusi perlindungan syariah yang relevan bagi keluarga Indonesia, sekaligus mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah.
Diperkenalkan secara resmi dalam ajang HijrahFest LinkUp 2026 di Jakarta, Sunlife Syariah
mengusung semangat ‘Ikhtiar Anda, Kami Jaga dengan Amanah’.
Pemilihan HijrahFest sebagai momentum peluncuran mencerminkan komitmen Sunlife Syariah untuk hadir lebih dekat dengan komunitas Muslim dan keluarga Indonesia.
Mandiri, Lebih Fokus dengan Akar yang Kuat
Kehadiran entitas mandiri ini juga mempertegas komitmen perusahaan untuk mengembangkan perlindungan syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung penguatan industri asuransi syariah di Indonesia.
Didukung kemitraan dengan tiga bank syariah, yaitu Bank Muamalat Indonesia, CIMB Niaga Syariah, dan Bank Syariah Nasional, serta kanal agensi, Sunlife Syariah memiliki jaringan distribusi untuk memperluas akses masyarakat terhadap perlindungan syariah.
Kemandirian tersebut juga memungkinkan Sunlife Syariah semakin fokus menjalankan tata kelola dan mengembangkan solusi berbasis syariah.
Perusahaan memiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah tersendiri serta berada di bawah pengawasan OJK.
Dengan RBC sebesar 301 persen, di atas ketentuan minimum 120 persen, Sunlife Syariah juga
didukung pengalaman Sunlife lebih dari 160 tahun secara global dan lebih dari 30 tahun di
Indonesia.
Agung Prambudi, Presiden Direktur Sunlife Syariah, mengatakan pihaknya sangat melindungi konsumen asuransinya.
“Bagi kami, amanah bukan hanya pesan, tetapi cara kami menjalankan perlindungan. Kami ingin peserta
mendapatkan solusi yang sesuai dengan kebutuhannya, memahami perlindungan yang dimiliki,
dan terus mendapatkan pendampingan ketika dibutuhkan. Kami jalankan aturan sesuai dengan peraturan dari OJK,” kata Agung Prambudi, saat ditemui di Grand Slipi Tower, Jakarta Barat, Minggu (1/11/2026).

Agung menambahkan melalui prinsip ta’awun, setiap peserta menjadi bagian dari semangat
untuk saling menjaga.
“Inilah yang kami maknai sebagai kebaikan yang meluas, ketika perlindungan yang kita miliki juga dapat membawa manfaat bagi sesama dan masyarakat yang lebih luas,” lanjut Agung Prambudi.
Potensi pasar asuransi syariah di Indonesia masih besar.
Berdasarkan data OJK yang dipublikasikan Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI), penerimaan kontribusi industri mencapai Rp11,72 triliun pada semester I 2026, sementara aset tumbuh 7,09% secara tahunan menjadi Rp50,90 triliun per Juni 2026.
Namun, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi dan inklusi keuangan syariah masingmasing sebesar 43,07% dan 13,24%.
Angka tersebut menunjukkan masih luasnya ruang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan memperluas akses terhadap layanan keuangan syariah, termasuk asuransi.
Albertus Wiroyo, Presiden Direktur Sun Life Indonesia, mengatakan Spin-off Sunlife Syariah memungkinkan pihaknya lebih berfokus pada pengembangan solusi perlindungan asuransi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pertumbuhan industri asuransi syariah di Indonesia.
“Kami ingin mendorong pemahaman yang lebih baik mengenai perlindungan syariah dan memperluas aksesnya, agar lebih banyak keluarga tidak hanya memahami, tetapi juga benar-benar terlindungi. Didukung pengalaman Sunlife secara global dan di Indonesia, kami berharap Sunlife Syariah dapat berkontribusi dalam memperkuat ketahanan finansial keluarga Indonesia,” tegas Albertus Wiroyo.

Identitas Baru, Komitmen yang Sama
Peluncuran Sunlife Syariah juga berlangsung bersamaan dengan pembaruan identitas merek Sunlife secara global.
Identitas baru tersebut mencakup logo sun globe yang lebih modern, penulisan nama merek menjadi satu kata, “Sunlife”, serta semangat global “Making Life Brighter”.
Bagi Sunlife Syariah, identitas baru ini menandai babak baru tanpa mengubah komitmen kepada peserta.
Polis, manfaat, dan hak peserta tetap berlaku, sementara perusahaan terus berkomitmen memberikan perlindungan yang relevan, dapat dipercaya, dan berlandaskan Amanah.
“Identitas baru Sunlife mencerminkan komitmen kami untuk terus berkembang dan membantu lebih banyak keluarga Indonesia mempersiapkan masa depan dengan percaya diri. Kehadiran Sunlife Syariah sebagai entitas mandiri menjadi bagian penting dari perjalanan tersebut, dengan komitmen yang sama untuk mendampingi keluarga Indonesia,” jelas Albertus Wiroyo.



