Jakartarealtime.id– Hari ini kendaraan pemudik Lebaran Idulfitri 1446 H mulai membludak di Tol Cipali, memasuki H-4 lebaran pada Kamis (27/3/2025) pagi.
Lalu lintas di Tol Cipali mulai dari gerbang Tol Cikampek menuju Tol Cikampek-Palimanan arah Cirebon terpantau padat merayap pagi ini.
Kepadatan terjadi karena adanya peningkatan volume kendaraan.
Kepadatan kendaraan terjadi hingga pintu Tol Palimanan 3.
Menurut Sustainability Management & Corporate Communications, Ardam Rafif Trisilo, secara umum terpantau kondisi lalu lintas di ruas Tol Cipali pagi ini cukup padat.
“Terjadi peningkatan cukup signifikan arus kendaraan menuju arah Cirebon,” kata Sustainability Management & Corporate Communications, Ardam Rafif Trisilo, Kamis (27/3/2025)
Menurutnya arus lalu lintas padat namun rekayasa lalu lintas belum diberlakukan.
“Kita bersama Korlantas tengah menyiapkan rekayasa untuk mengatasi kepadatan karena mulai hari ini diprediksi arus lalu lintas akan terus padat,” katanya.
“Petugas saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas yang dibutuhkan,” imbuhnya.
Terhitung sejak pukul 00.00 WIB hingga 09.00 WIB terdapat 30,6 ribu kendaraan melintas melalui Cikopo (dari Jakarta menuju Cirebon), meningkat 28 persen dibandingkan volume lalu lintas di jam yang sama pada hari sebelumnya.
“Untuk mengurangi kepadatan kami berkoordinasi dengan kepolisian, Astra Tol Cipali memberlakukan rekayasa lalu lintas Contra Flow di KM 162-169 sejak pukul 09.10 WIB,” ungkapnya.
Pengguna jalan diimbau untuk tidak beristirahat di bahu jalan.
Apabila rest area penuh, dapat keluar gerbang tol terdekat, tarif tol akan sama.
“Apabila membutuhkan bantuan, pengguna jalan dapat menghubungi call center Astra Tol Cipali di nomor 0260-7600-600 atau WhatsApp di 0811-2347-600,” katanya.
“Pengguna jalan juga bisa mendapatkan informasi lalu lintas terkini melalui channel ‘Info Cipali’ di Instagram @ASTRATolCipali dan X (twitter) @ASTRATolCipali,” imbuhnya.
Hingga berita ini ditulis, kepadatan arus lalu lintas masih terpantau di KM 105-110 Tol Cipali Subang.
“KM 105-110 ini merupakan area Bottleneck atau titik kepadatan, karena di KM tersebut hanya 2 lajur, sementara yang KM sebelumnya sudah 3 lajur,” katanya.
Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengatakan hari ini, rekayasa arus lalu lintas berupa contraflow sudah mulai diberlakukan untuk mengurai kepadatan pemudik.
“Sudah dilakukan langkah-langkah contraflow di KM 55,” katanya.
Selain itu, Agus mengatakan rekayasa contraflow juga diterapkan pada KM 109 sampai dengan 132 serta KM 162 sampai dengan 169.
Ia menjelaskan adanya kepadatan kendaraan dikarenakan banyak masyarakat yang mengantre untuk memasuki kawasan rest area.
“Ini tentunya berkaitan dengan kondisi rest area, sehingga untuk memperlancar arus menuju ke Trans Jawa kami lakukan contraflow tahap pertama,” jelasnya.

Volume kendaraan di ruas tol Cipali melonjak sejak Rabu (26/3/2024) malam.
Jumlah kendaraan yang melintas pada hari ini, sesuai dengan catatan per pukul 18.00 WIB, meningkat 77 persen dari volume lalu lintas pada jam yang sama pada hari sebelumnya.
Sebaliknya, terdapat 18.600 kendaraan melalui Cikopo (dari Cirebon menuju Jakarta), meningkat 12 persen dari volume lalu lintas pada jam yang sama pada hari sebelumnya.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo mengatakan bahwa kepadatan sudah terjadi di tol pada musim mudik Lebaran 2025.
Pada H-10 sampai H-6 pada masa libur Lebaran 2025, PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat 204.631 kendaraan menuju wilayah timur Transjawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.
Ria Marlinda menyebutkan total volume kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama ini naik 48,8 persen jika dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 137.528 kendaraan.



